Tips Teknik Sipil: Menggunakan Mesin Pemotong dan Pembengkok Baja Tulangan untuk Konstruksi Beton

0
1194

Baja tulangan selalu dibutuhkan dalam pekerjaan-pekerjaan konstruksi beton. Baja tulangan ini dipakai dalam bentuk anyaman maupun dalam bentuk batang tulangan. Berdasarkan bentuknya, baja tulangan beton terdiri dari dua jenis yakni baja tulangan beton polos dan baja tulangan beton sirip.

Baja tulangan beton polos memiliki penampang bundar dengan permukaan rata bersirip. Sedangkan baja tulangan beton sirip pada permukaannya terdapat sirip melintang dan rusuk memanjang. Penambahan sirip melintang dan rusuk memanjang dalam proses produksi baja tulangan tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan daya lekat dan menahan gerakan membujur dari batangan terhadap beton.

Mesin Pemotong dan Pembengkok Baja Tulangan

Pada tahapan pemasangan tulangan atau pembesian, baja tulangan perlu dipotong dan dibengkokan sesuai dengan gambar rencana. Dalam pekerjaan inilah dibutuhkan alat bantu berupa mesin Bar Cutter dan mesin Bar Bender.

  • Mesin Bar Cutter

Mesin ini dirancang secara khusus untuk memotong baja tulangan sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan. Baja tulangan diproduksi dengan ukuran 6m, 9m dan 12m sehingga perlu dilakukan pemotongan sesuai dengan rencana rancangan.

Bar Cutter

Cara kerja mesin Bar Cutter terbilang cukup sederhana. Baja tulangan yang hendak dipotong dimasukkan ke bagian gigi bar cutter, lantas pijak pedal pengendali dan baja tulangan pun akan terpotong dalam waktu yang sangat singkat. Beberapa baja tulangan dengan diameter kecil bisa dipotong sekaligus dalam waktu yang sama. Sementara baja tulangan dengan diameter besar harus dipotong satu per satu.

Penggunaan mesin Bar Cutter ini akan memudahkan pekerjaan yang melibatkan baja tulangan dalam jumlah besar. Misalnya saja pada konstruksi gedung, jembatan dan konstruksi besar lainnya. Mesin Bar Cutter memilki kapasitas yang berbeda-beda. Contohnya saja electric bar cutter dengan dimensi pemotongan maksimal 6-50mm baja tulangan polos dan dimensi pemotongan maksimal 6-38mm untuk baja tulangan beton bersirip.

  • Mesin Bar Bender

Mesin Bar Bender adalah mesin yang berfungsi untuk membengkokan baja tulangan dengan sudut-sudut tertentu sesuai dengan gambar perencanaan. Cara penggunaan mesin ini sama mudahnya seperti mesin Bar Cutter. Cukup masukkan baja tulangan yang hendak dibengkokan di antara poros tekan dan poros pembengkok. Lantas lakukan pengaturan sudut bengkok sesuai kebutuhan dan juga panjang bengkokan. Pegang ujung tulangan di bagian poros pembengkok dengan kunci pembengkok. Lantas tekan pedal agar roda pembengkok berputar sesuai sudut yang telah ditentukan.

Bar Bender

Mesin bar bender atau mesin untuk membengkokan baja tulangan ini akan mempercepat pekerjaan pembengkokan terutama untuk pekerjaan dalam jumlah besar. Hasil pembengkokan baja tulangan ini lebih rapi dan akurat.

Tips & Aturan Memotong dan Membengkokan Baja Tulangan

Pekerjaan berkaitan dengan pembesian yang melibatkan besi tulangan memegang peranan penting untuk kualitas dan kekuatan struktur bangunan. Karena itu, ada aturan-aturan yang harus dipatuhi berkaitan dengan tahapan pemotongan dan pembengkokan yang dilakukan dengan bantuan mesin Bar Cutter dan Bar Bender. Berikut beberapa aturannya.

  1. Baja tulangan yang hendak dipotong atau dibengkokan harus berada dalam keadaan bersih dari karat, minyak, lumpur dan kotoran-kotoran lainnya.

  2. Lakukan pemeriksaan dimensi baja tulangan dan periksa kembali tabel atau diagram yang berisikan informasi mengenai jarak potongan, sudut bengkokan, dan jumlah baja tulangan yang hendak dipotong atau dibengkokan. Pemeriksaan ini penting dilakukan untuk menghindari kesalahan memotong atau membengkokan.

  3. Baja tulangan harus dibengkokan dengan cara-cara yang tidak merusak baja tulangan.

  4. Baja tulangan yang memiliki diameter 2 cm atau lebih harus dibengkokan dengan menggunakan mesin bar bender.

  5. Baja tulangan yang sudah dibengkokan, tidak boleh lagi dibengkokan dengan arah yang berlawanan.

  6. Baja tulangan yang sudah dibengkokan lalu diluruskan kembali, tak boleh dibengkokan lagi dalam jarak 60cm dari bekas bengkokan sebelumnya.

  7. Baja tulangan harus dibengkokan dalam keadaan dingin. Pembengkokan dengan menggunakan metode panas hanya dapat dilakukan dengan persetujuan quality control proyek konstruksi.

  8. Baja tulangan yang dibengkokan dengan metode panas tak boleh didinginkan dengan cara disiram air.

  9. Baja tulangan yang sebagian sudah tertanam dalam beton tidak boleh dibengkokan atau diluruskan. Kecuali jika mendapatkan persetujuan dari perencana konstruksi.

  10. Lakukan pemeriksaan kembali setelah baja tulangan dipotong atau dibengkokan sehingga diperoleh hasil yang sesuai dengan gambar acuan.

Nah, itulah kegunaan mesin Bar Cutter dan Bar Bender dalam pekerjaan konstruksi dan aturan-aturan yang berkaitan dengan tahapan pemotongan serta pembengkokan. Selain dengan menggunakan mesin, pemotongan dan pembengkokan baja tulangan berdiameter kecil bisa dilakukan dengan menggunakan Bar Bender Cutter manual.

Alat ini berfungsi ganda yakni memotong dan juga membengkokan baja tulangan. Bar Bender Cutter manual cocok untuk pekerjaan baja tulangan dalam jumlah yang kecil.

Ternyata Ini Penyebab Kerusakan Bearing

Referensi:

ilmusipil.com

perencanaanstruktur.com