Tips Persiapan Pemulihan Operasional Industri yang Terdampak Banjir

0
89

Tips Persiapan Pemulihan Operasional Industri yang Terdampak Banjir – Faktor bencana alam memang tidak dapat dikontrol oleh siapapun, sehingga diperlukan adanya tindakan prediksi, mitigasi, dan pemulihan. Di Indonesia, banjir merupakan salah satu bencana alam yang paling sering terjadi. Faktanya, hal itu dapat terjadi kapan saja sepanjang tahun akibat curan hujan lebat dan berkelanjutan. Walaupun Indonesia hanya memiliki 2 musim, yakni musim kemarau dan musim hujan, namun berdasarkan laporan kejadian banjir ternyata dapat terjadi pula pada musim kemarau. Untuk itu, kesiapsiagaan darurat menjadi suatu kebutuhan mendasar khususnya bagi bisnis dan masyarakat.

Pada praktiknya, sebagian besar rencana mitigasi mengabaikan faktor penting, yakni akibat (aftermath). Aftermath dalam hal ini merupakan kondisi pasca banjir yang mengakibatkan potensi kerusakan pada mesin maupun perangkat listrik pada industri. Pada artikel ini, klikMRO akan memberikan beberapa poin penting mengenai tindakan pemulihan pasca banjir:

Keamanan
Keselamatan dan keamanan merupakan prioritas utama. Untuk itu, perusahaan perlu memastikan bahwa setiap orang yang terlibat dalam kegiatan pembersihan tidak dihadapi dengan potensi bahaya, atau setidaknya diminimalisir. Periksa segala kerusakan struktural baik di dalam maupun di luar fasilitas / infrastruktur sebelum memulai tugas pembersihan akibat banjir. Hal ini meliputi pemeriksaan ancaman kontaminasi seperti sistem kelistrikan, kebocoran gas, serta potensi api / kebakaran. Pastikan semua sistem kelistrikan dan gas telah dimatikan sebelum melakukan pembersihan area, dilanjutkan dengan pemantauan aktif serta persiapan pertolongan pertama.

Alat Teknik lengkap

Guna melindungi pekerja dan tim yang hendak melakukan kegiatan pembersihan pasca banjir, berikut adalah beberapa peralatan safety yang perlu disediakan dan digunakan secara disiplin:

  1. Pakaian safety seperti celana kerja panjang, baju kerja, dan jas hujan yang waterproof untuk mengurangi resiko rembesan air

2. Rompi reflektif untuk memudahkan pemantauan / penjagaan
3. Sepatu boots anti-selip yang tahan air
4. Sarung tangan karet untuk meningkatkan grip
5. Kacamata pelindung untuk melindungi wajah dari percikan listrik / api
6. Masker wajah untuk perlindungan terhadap asap dan uap bahan kimia lainnya.

Perangkat Listrik dan Elektronik
Air merupakan salah satu elemen alam yang cukup berbahaya, terutama terhadap peralatan listrik. Meskipun beberapa perangkat listrik dan elektronik mungkin masih terlihat dan berfungsi dengan baik, air yang telah mengenai / masuk ke bagian dalam komponen dapat meresap secara bertahap. Untuk itu, pastikan peralatan listrik dan elektronik dikeringkan secara menyeluruh, termasuk bagian dalamnya. Sebagian besar peralatan listrik dan perangkat elektronik yang tidak beroperasi ketika banjir terjadi, mungkin masih dapat berfungsi apabila dibersihkan dan dikeringkan dengan benar.

Perlu diingat bahwa banjir dari sungai meluap ataupun akibat air laut yang menguap mengandung kadar garam, sehingga sangat berpotensi menyebabkan karat dan kerusakan pada komponen-komponen besi khususnya pada mesin dan peralatan elektronik. Oleh karena itu, dalam pembersihannya Anda dapat menggunakan cairan pembersih, serta ganti komponen listrik yang sudah berjamur dan berkarat.

Barang Konsumsi (Makanan, Minuman, dan lainnya)
Buang semua makanan atau minuman yang telah bersentuhan dengan air banjir. Sebagai panduan dalam mengecek kondisi barang-barang yang bersifat konsumsi, Anda dapat melihat kondisi kemasan luarnya seperti karat, penyok, berlubang, dan bocor. Beberapa makanan kaleng dapat disimpan setelah melepas label luarnya, dilanjutkan dengan membilas kaleng tersebut dengan cairan pembersih secara menyeluruh. Pastikan pula untuk memurnikan air, baik air minum yang menggunakan converter maupun air keran. Penggunaan air keran yang terkontaminasi banjir dapat membawa bahaya penyakit seperti malaria dan penyakit kulit lainnya.

Lantai dan Dinding
Lantai dan dinding adalah dua komponen yang paling rentan terhadap kerusakan akibat jamur serta kerusakan struktural. Oleh karena itu, keluarkan cairan apa pun dengan pompa air ataupun dengan wet & dry vacuum cleaner. Lalu berikan ventilasi di area tersebut agar bagian yang masih basah dapat kering. Bersihkan semua permukaan secara menyeluruh dengan cairan pembersih untuk membunuh kuman, jamur, dan partikel berbahaya lainnya.

Tembok Retak Akibat Banjir? Begini Cara Perbaikannya

Apabila banjir mengenai sebagian besar struktur dan fasilitas, maka Anda disarankan untuk menunda waktu perbaikan yang ekstensif sampai bangunan benar-benar kering, yang biasanya memakan waktu berminggu-minggu tergantung pada tingkat kerusakan, volume air, dan ukuran fasilitas.

Viper Wet & Dry Vacuum di klikMRO.com

Furnitur
Bawa semua furnitur yang terdampak ke area kering untuk selanjutnya diperiksa dan dibersihkan. Singkirkan semua furnitur berlapis kain yang terkena air banjir karena hampir dapat dipastikan sudah rusak dan setidaknya berjamur. Untuk bagian perlengkapan dan peralatan yang sekiranya masih dapat digunakan, maka perlu dibersihkan dari lumpur atau debu. Untuk kotoran dan lumpur yang membandel, Anda juga dapat menggunakan high pressure cleaner untuk memudahkan pembersihan melalui semprotan air.

Karcher High Pressure Washer di klikMRO.com

Selain itu, perlengkapan furnitur seperti rak barang, lemari, laci, pintu, meja, dan kursi perlu dikeringkan per bagian serta pemeriksaan baut / skrup apabila basah dan berkarat. Untuk furnitur berbahan besi dan kayu yang masih sangat basah, hindari peletakkan langsung dibawah matahari karena dapat menyebabkan lekukan / lapuk.

Dari beberapa poin diatas, dapat disimpulkan bahwa salah satu ancaman terbesar akibat banjir adalah karat dan jamur. Untuk fasilitas yang sudah terdampak banjir, maka salah satu inisiatif yang dapat dilakukan adalah dmengendalikan potensi berkembangnya jamur selama beberapa minggu kedepan. Sirkulasikan udara dan percepat proses pengeringan dengan membuka jendela, menggunakan kipas angin atau AC. Kuncinya adalah memaksimalkan ventilasi, dimana proses ini harus terfokus pada proses pengeringan.

Meskipun kita tidak dapat mengontrol cuaca, namun kita dapat mengontrol persiapan dan reaksi terhadap bencana banjir. Dengan rencana mitigasi dan pembersihan yang tepat, Anda dapat mengurangi jangka waktu downtime, serta mempercepat pemulihan operasi bisnis. Untuk mendukung hal tersebut, klikMRO menyediakan berbagai peralatan kebersihan untuk mempermudah proses pemulihan fasilitas dan aset industri akibat banjir. Konsultasikan kebutuhan Anda bersama kami disini.

Sistem Drainase yang Baik dapat Mencegah Kerugian Aset Industri Akibat Banjir