Tips Merawat Alat Berat dalam Industri

0
823

Peralatan berat dalam industri umumnya digunakan pada sektor pertambangan, pertanian, konstruksi, manufaktur, hingga pergudangan. Penggunaan alat berat dalam beberapa industri ini dapat menjunjung produktivitas maksimal dalam keperluan produksi, operasi, maupun distribusi produk. Beberapa alat berat yang sering digunakan antara lain excavator, wheel loader, tractor, truck, forklift, dan sebagainya.

Tentunya, sebagaimana fungsi alat berat, maka beban kerja dari alat berat tersebut juga berat. Beban kerja yang berat tentu perlu diimbangi dengan perawatan / maintenance yang tepat. Karena apabila terjadi kerusakan, maka biaya penggantain untuk alat-alat berat tersebut cenderung tinggi. Tidak hanya itu, produktivitas juga dapat terganggu sehingga menyebabkan kerugian baik secara finansial hingga process delay.

Genie Self-Propelled Scissor Lift di klikMRO.com

Perawatan alat berat meliputi upaya-upaya pencegahan maupun perbaikan atas kerusakan komponen, dan juga upaya maintenance agar performa alat berat tersebut tetap prima seperti baru. Oleh karena itu, dengan kondisi yang sudah tidak sama, namun pastikan performa dan material tetap berfungsi optimal untuk mengemban beban pekerjaan. Dengan dilaksanakannya program maintenance yang tepat, maka hasil kerja akan tetap optimal dan dalam jangka panjang dapat meningkatkan efisiensi finansial terkait pengurangan frekuensi pembelian alat berat baru.

Berikut beberapa tips perawatan alat berat:

  1. Pemeriksaan Sebelum Digunakan

Tips pertama yang musti diperhatikan adalah terus melakukan pemeriksaan sebelum mengoperasikan alat berat. Mulai dari bahan bakar, kondisi komponen, sampai suku cadang. Selain untuk menghindari resiko pekerjaan macet di tengah jalan, pemeriksaan seperti ini juga diperlukan untuk menjamin keselamatan pengguna dan sekitarnya.

Sebelum digunakan, tepatnya ketika mesin baru dihidupkan, perhatikan dengan seksama apabila terdapat suara atau getaran yang tidak seharusnya. Apabila alat berat mengeluarkan bunyi atau hal lain yang tidak biasa, berarti dapat diasumsikan terdapat gesekan / penurunan efisiensi kinerja mesin. Untuk kasus seperti ini lebih baik segera dilakukan perbaikan sebelum alat tersebut semakin rusak nantinya. Karena pemaksaan penggunaan dengan kondisi alat / mesin yang tidak prima, dapat mengakibatkan kerusakan yang lebih fatal maupun beresiko menimbulkan kecelakaan dalam pengoperasiannya.

Krisbow Reach Pallet Lifter di klikMRO.com
  1. Perawatan Berkala

Selain melakukan pemeriksaan secara rutin, sebaiknya peralatan berat yang digunakan juga bebas dari kotoran yang menghambat kinerja alat. Jadi pembersihan alat sangat berguna untuk merawat komponen yang sering digunakan, terlebih untuk beban kerja yang berat. Hal ini dapat meminimalisir terhambatnya gerakan alat, serta menjaga kondisi komponen agar tetap utuh.

Lakukan juga perawatan secara berkala yang meliputi waktu kerja mesin atau sering disebut pula HM. Hal ini untuk mendeteksi umur kira-kira sparepart harus diganti sebelum terjadi kerusakan. Pengecekan ini juga berlaku pada komponen yang berkaitan dengan pelumas dan bahan bakar.

  1. Overhaul dan CBM

Overhaul meliputi pengkondisian ulang terhadap sparepart dan komponen alat berat agar tetap sesuai standar. Hal tersebut perlu dijadwalkan secara rutin sebelum terjadi kerusakan. Selanjutnya, Anda juga perlu menjadwalkan untuk melakukan CBM (Condition Base Maintenance) untuk menjaga alat berat tetap dalam kondisi semula, atau spesifikasi setting standar seperti keluaran produksi.

Selain Overhaul dan CBM, lakukan pengurangan downtime unit. Hal itu ditujukan agar kinerja alat berat tetap optimal meski sudah berumur. Selain itu, kerusakan yang terdeteksi sejak dini memungkinkan Anda untuk mengurangi biaya yang tidak diperlukan.

Apabila perawatan seperti yang sudah direkomendasikan, maka kegiatan operasional dengan menggunakan alat berat dapat berjalan dengan lancar. Dengan memahami cara perawatan alat berat sesuai instruksi dari pabrikan, diperlukan kesadaran pengguna untuk melakukan inisiatif terhadap peralatan dan komponen didalamnya.

 

Inilah Peralatan Material Handling yang Biasa Digunakan di Industri