Rawat Mobil Dinas Anda dengan Servis Rutin Bagian-Bagian Ini

0
336

Bagi sebagian perusahaan, kebijakan servis rutin mobil operasional dilakukan seacara bulanan, atau setidaknya per 10.000 km. Tapi bagi sebagian lagi, baru akan melakukan servis mobil ketika mobil sudah terjadi kerusakan. Bila kondisinya seperti itu, maka biaya servis maupun sparepart akan menjadi bengkak. Apalagi, kerusakan dari satu bagian biasanya juga akan merembet ke bagian lainnya. Alhasil biaya perbaikan mobil tersebut akan menjadi semakin besar.

Untuk itu, ada beberapa servis yang perlu dilakukan berkala. Pembahasan berikut akan mengulas komponen penting apa saja yang perlu dilakukan servis teratur:

 

Bagian Kaki-Kaki

Bagian yang paling berat pekerjaannya adalah bagian kaki-kaki. Tentunya, dalam kondisi jalan di Indonesia yang banyak lubang, perawatan dan pengecekan pun kerap perlu dilakukan. Oleh karena bagian kaki-kaki ini rentan rusak akibat kondisi jalan serta beban angkut, maka tindakan spooring, balancing, dan rotasi ban kerap dilakukan rutin.

Selain itu, ada beberapa bagian penting yang terletak di kaki-kaki, seperti ball joint, stabilizer, boosing, dan tie rod. Selain mengganti dengan suku cadang baru, bisa juga dilakukan rekondisi untuk bagian-bagian tersebut. Biayanya mungkin jauh lebih murah, tapi kondisinya tidak akan sama seperti sedia kala.

Bagian Kaki-Kaki Kendaraan

Untuk perihal keseimbangan dan kenyamanan, balancing dan spooring roda ditujukan agar posisi dari keempat ban mobil kembali ke semula seperti settingan bawaan pabrik. Bagi bengkel yang melayani fasilitas spooring balancing mobil, peralatan balancing dapat Anda lihat disini.

Selain itu bagian damper juga perlu diperhatikan. Karet pada komponen tersebut bisa cepat rusak ketika sering menghantam jalan yang rusak. Biaya pergantian maupun perbaikan tentunya akan berbeda sesuai jenis mobilnya.

Yang tidak kalah penting yaitu ban kendaraan. Selalu waspada perubahan tekanan angin serta alur ban demi kenyamanan dan keamanan mengemudi. Apabila alur ban sudah menipis / botak, maka segera lakukan penggantian atau setidaknya rotasi ban.

Selain itu, ketika mengalami ban kempes, Anda dapat menemukan solusi cepat sebagai tindakan darurat dengan alat Tyre Repair Kit.

 

Kopling

Khusus untuk mobil bertransmisi manual, bagian kopling juga perlu dirawat secara berkala. Pergantian kopling misalnya, paling telat dilakukan dalam 5 tahun sekali. Sebab, jangka waktu dan usia dari kopling biasanya berkisar di angka 5 tahun. Harga penggantian kopling terbilang tidak murah namun apabila mobil operasional Anda kiranya masih akan digunakan, maka metode penggantian pun perlu dijadikan pertimbangan.

 

AC

Indonesia memiliki iklim tropis yang rentan terhadap panas dan debu. Untuk itu, service AC sangat penting dilakukan secara rutin. Service AC sebaiknya dilakukan setidaknya setelah menempuh jarak 20.000 KM. Hal ini bertujuan agar terhindar dari hal-hal kerusakan AC yang dapat memakan biaya cukup mahal nantinya. Untuk Anda yang sering berpergian menggunakan mobil operasional perusahaan, ada baiknya untuk selalu membersihkan filter AC baik dengan cara disemprot maupun diganti scara keseluruhan. Hal ini bertujuan agar udara segar dalam kabin tetap terjaga.

 

Pelumas

Pelumas / oli tentunya sangat penting untuk diganti secara rutin dan berkala. Disarankan jangan sampai membiarkan oli sampai tinggal sedikit, sebab berpotensi merusak komponen-komponen mekanikal dalam mesin. Untuk mobil baru, rata-rata penggantian oli dilakukan setelah menempuh jarak sekitar 1000 km. Hal ini dikarenakan komponen mekanikal dalam mesin bekerja ekstra ketika mobil baru digunakan sehingga penggunaan oli pun menjadi lebih boros.

Setelah itu, Anda perlu mengganti oli lagi ketika mencapai 10.000 km. Namun jangan dulu disamaratakan, karena berbeda halnya dengan kota besar yang sering macet. Frekuensi penggantian oli pun kerap lebih cepat dilakukan karena mobil sering maju dan berhenti dalam kondisi macet. Untuk mobil bertransmisi otomatis, disarankan pula untuk mengecek oli transmisi guna menghindari kerusakan pada bagian transmisi. Tidak hanya oli, tapi Anda juga musti melakukan pergantian rutin terhadap filter oli. Setidaknya, pergantian tersebut Anda lakukan 8 bulan sekali di bengkel langganan Anda.

 

Accu / Aki

Contoh Aki Kendaraan

Hindari kendaraan mogok ketika melakukan perjalanan dinas dengan rutin melakukan pengecekan aki kendaraan Anda. Untuk aki kering dapat dilihat indikatur berwarna pada bagian cover tutup aki, dan untuk aki basah dapat dilihat tingkat air aki nya dari box aki transparan. Untuk mengetahui detil cara mengecek aki lebih lengkapnya dapat dicek pada link dibawah.

Aki Kering Tiba-Tiba Soak? Kenali Tanda-Tanda dan Solusinya

 

Dengan melakukan perbaikan dan pemeriksaan rutin terhadap bagian-bagian dari mobil operasional Anda, tentunya secara tidak langsung Anda sudah menghemat biaya perawatan dengan menghindari masalah lebih serius di kemudian hari. Tidak hanya itu, Anda juga akan lebih aman ketika menempuh perjalanan panjang tanpa takut mobil rusak di tengah jalan.

 

8 Tips Merawat Aki Mobil Supaya Tetap Awet

 

Referensi:

otospector.co.id

liputan6.com

carmudi.co.id