Petunjuk untuk Meningkatkan Sirkulasi Udara Indoor dan Outdoor di Fasilitas Usaha

0
191

Petunjuk untuk Meningkatkan Sirkulasi Udara Indoor dan Outdoor di Fasilitas Usaha – Perkembangan iklim bisnis yang tidak menentu telah membuat banyak pelaku bisnis dan industri bergegas menyiapkan segala aspek untuk menunjang peraturan operasional semasa pandemi guna mendukung keberlangsungan bisnis. Tidak terkecuali bagi pelaku usaha yang menyediakan fasilitas gedung, pusat perbelanjaan, rumah sakit, dan lainnya.

Seperti yang diketahui secara umum, COVID-19 ditularkan melalui kontak dekat dan tetesan droplet dari pernapasan yang dikeluarkan ketika orang yang terinfeksi mengalami batuk, bersin, ataupun berbicara. Penelitian terbaru oleh WHO juga menyebutkan bahwa COVID-19 dapat menyebar melalui aerosol virus di udara di lingkungan tertutup yang berventilasi buruk. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengurangi risiko penyebaran ini dengan cara meningkatkan ventilasi dan kualitas udara di lingkungan dalam ruangan.

Pada artikel ini, klikMRO akan membahas petunjuk lengkap untuk meningkatkan sirkulasi udara di area indoor (dalam ruangan) maupun outdoor (luar ruangan) berdasarkan National Environment Agency.

Alat Teknik lengkap

Langkah-Langkah untuk Memastikan Sistem Ventilasi Berfungsi dengan Baik

1. Periksa sistem HVAC untuk memastikan ventilasi yang memadai di semua ruangan yang ditempati. Penggunaan sistem sensor untuk memantau laju dan temperatur udara juga dapat dipertimbangkan.

2. Periksa sistem AHU (Air Handling Unit), FCU (Fan Coil Unit), PAU (Primary Air Handling Unit) serta FAF (Fresh Air Fan) setiap hari secara berkala untuk memastikan pengoperasian yang berkelanjutan, terutama di ruangan yang terisi.

3. Periksa difuser udara dan kisi-kisi exhaust system untuk memastikan pergerakan aliran udara ke arah yang benar.

4. Memelihara sistem ACMV (Air-Conditioning and Mechanical Ventilation )secara teratur,  termasuk pemeriksaan dan membersihkan kipas input udara dan kipas buang untuk memastikan pengoperasian yang optimal, memeriksa saluran udara agar tidak ada kebocoran atau penyumbatan udara, dan memeriksa segel filter untuk menghindari bypass udara.

5. Periksa sistem lainnya untuk memastikan tidak ada kebocoran udara yang tidak diinginkan, termasuk segel waterproof dalam sistem sanitasi, serta potensi retakan pada pipa dan saluran udara.

Penggantian filter harus dilakukan selama periode non-operasional, dengan sistem ACMV dimatikan. Filter bekas harus dibuang dengan benar dalam kantong tertutup. Staf pemeliharaan harus mengenakan APD yang sesuai, yang terdiri dari setidaknya masker N95, pelindung mata, dan sarung tangan, terutama saat proses penggantian filter.

Dalam operasional hotel dan tempat penyewaan ruangan lainnya, berikut ini adalah cara untuk membersihkan udara dalam ruangan sebelum dihuni:

  • Lakukan pembersihan udara setidaknya 1 kali sehari dan setidaknya dua jam sebelum ruangan digunakan. Peningkatan frekuensi pembersihan dapat dipertimbangkan untuk ruangan dengan risiko penularan penyakit yang tinggi, seperti fasilitas isolasi mandiri.
  • Untuk bangunan tanpa sistem pembersihan udara, perpanjang pengoperasian sistem ACMV dengan asupan udara luar ruangan selama kurang lebih dua jam sebelum dan sesudah penggunaan ruangan.

Cara Meningkatkan Sirkulasi Udara di Ruangan dengan Ventilasi Terbatas

  1. Buka jendela dan pintu yang dapat dioperasikan sesering mungkin, kecuali jika kualitas udara luar buruk berdasarkan satuan Air Quality Index (AQI). Sistem pendingin udara sebaiknya dimatikan ketika pintu dan/atau jendela sedang dibuka.
  2. Pertimbangkan untuk menempatkan kipas angin di jendela untuk meniup udara keluar dan meningkatkan sirkulasi udara.
  3. Pertimbangkan untuk menambahkan sistem exhaust untuk menyerap udara luar ruangan yang kotor.
  4. Untuk mereduksi penularan COVID-19, gunakan pembersih udara portabel (air purifier) untuk pembersihan udara dalam ruangan

Selain ruangan indoor, terdapat pula langkah-langkah untuk area luar ruangan (outdoor) untuk meningkatkan sirkulasi udara secara alami. Namun perlu diperhatikan bahwa ventilasi alami bergantung pada cuaca, yang berarti pertukaran udara hanya sebatas pada area di sekitar jendela atau pintu (zona perimeter). Untuk memitigasi hal ini, metode ventilasi secara silang dapat secara signifikan lebih efektif daripada ventilasi satu sisi, sehingga dibutuhkan ventilasi di dua sisi area.

Cara Meningkatkan Sirkulsai Udara dengan Menggunakan Kipas Angin

  • Biarkan jendela dan/atau pintu terbuka sepanjang waktu, kecuali jika kualitas udara luar ruangan buruk atau kondisi cuaca tidak memungkinkan.
  • Posisikan kipas di jendela untuk meniupkan udara keluar dan meningkatkan pertukaran udara.
  • Operasikan kipas yang berfungsi sebagai exhaust fan (misalnya kipas toilet dan dapur) dengan kapasitas penuh untuk membantu mengeluarkan udara dalam ruangan. Jaga agar jendela ataupun ventilasi lain di sekitar posisi arah kipas angin yang berlawanan agar tetap tertutup untuk menghindari tabrakan arus aliran udara.

Berdasarkan petunjuk-petunjuk diatas, perlu dipahami bahwa semakin tinggi sirkulasi udara baik dalam area indoor maupun outdoor, maka resiko penularan COVID-19 lebih dapat ditekan. Hal ini sejalan dengan peraturan pemerintah dalam langkah mitigasi penyebaran COVID-19 khususnya dalam fasilitas padat pengunjung.

klikMRO sebagai B2B E-Commerce menyediakan berbagai solusi sistem ACMV, HVAC, dan kipas yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda. Dengan memanfaatkan fitur pengadaan digital, Anda dapat tetap membatasi mobilitas khususnya dalam pencarian barang dan perbandingan barang. Konsultasikan kebutuhan pengadaan Anda bersama kami disini.