Perkembangan Teknologi APD untuk Meningkatkan Keamanan Kerja – Kini para pelaku industri dalam berbagai bidang mulai menyadari akan pentingnya peralatan yang lebih aman bagi pekerja, terutama pada lingkup kerja yang berbahaya. Dengan fokus pada keselamatan pekerja sebagai prioritas utama, beberapa perusahaan menawarkan teknologi pintar dalam menciptakan cara baru untuk melindungi pekerja, yakni melalui peningkatan kemampuan APD. Dengan perangkat teknologi yang disematkan, kini pelaku industri dapat melakukan pemantauan terhadap suhu tubuh para pekerja, maupun suhu di lingkungan sekitar untuk mengidentifikasi potensi bahaya yang akan timbul.

Apa Sebenarnya Smart PPE itu?
APD pada umumnya merupakan pakaian ataupun atribut keselamatan lainnya yang dikenakan oleh para pekerja lapangan dalam menghadapi potensi bahaya di lapangan. Hal tersebut dapat ditingkatkan melalui peralatan APD pintar (Smart PPE), yang merupakan pengaplikasian teknologi yang berkaitan dengan sensor, data, maupun koneksi cloud. Perangkat teknologi yang dapat dikenakan meliputi perangkat pelacak (GPS), sensor, dan body monitoring, yang selanjutnya dipasangkan / disematkan pada APD terkait. Tentunya, perangkat-perangkat ini membutuhkan pemasangan ataupun desain APD yang kompatibel untuk penyematan sensor ataupun perangkat monitoring lainnya.

Dalam hal ini, Smart PPE mengacu pada peralatan APD yang dapat dikenakan, seperti helm safety maupun safety vest yang terhubung ke internet ataupun Bluetooth guna memberikan informasi berupa data kepada pemakainya maupun penanggung jawab di lapangan. Perangkat ini berfungsi untuk mengumpulkan data guna penyesuaian kondisi kerja, intensitas, serta bertujuan untuk memperingatkan potensi bahaya yang akan muncul.

Contoh Teknologi Smart PPE yang Sudah Digunakan pada Lingkup Kerja

Penutup telinga ataupun pelindung wajah yang sudah disematkan sensor yang terhubung, dapat meningkatkan kemampuan komunikasi pekerja, terutama dalam lingkungan kerja yang bising ataupun lingkungan dengan tingkat visibilitas yang rendah.
Selain itu, teknologi sensor pintar dapat terhubung dengan komponen pendingin maupun pemanas tubuh melalui data dari suhu tubuh dan suhu eksternal, sehingga menawarkan fleksibilitas dalam adaptasi terhadap suhu eksternal yang ekstrim.

Perkembangan Teknologi APD untuk Meningkatkan Keamanan Kerja – Ilustrasi penerapan sensor dalam safety workwear

Selanjutnya, ada pula penggunaan sensor yang tertanam dalam pakaian APD untuk memantau potensi elemen berbahaya, termasuk gas, bahan kimia, panas, suara, dan benturan. Penggunaan sensor tersebut bertujuan untuk memberikan data mengenai deteksi elemen yang tidak sesuai ataupun berbahaya, sehingga pekerja / petugas dapat langsung mengambil langkah konkrit untuk menghindarinya.

 

Teknologi Bluetooth juga memungkinkan APD pintar untuk mengumpulkan data yang tersambung pada perangkat lain secara realtime. Hal ini dibantu oleh penggunaan perangkat lunak (software) yang mengintegrasikan informasi dari berbagai perangkat sensor yang tersemat dalam pakaian APD.

Bagaimana Pelindung Kepala yang Terkoneksi dapat Melindungi Pekerja?
Smart PPE memungkinkan pengawas / supervisor lapangan untuk melacak lokasi pekerja dalam suatu lingkup area yang besar maupun kecil secara real time. Hal ini dapat terwujud jika pekerja memakai helm safety ataupun masker yang disematkan chip GPS yang terhubung pada device pengawas.

Perkembangan Teknologi APD untuk Meningkatkan Keamanan Kerja – Contoh penggunaan masker yang terintegrasi membantu pemantauan kondisi fisik pekerja dan eksternal

Selain itu, APD ini menggunakan sensor meta untuk mengevaluasi informasi terhadap potensi bahaya yang terjadi. Sensor yang disematkan bertujuan untuk mendeteksi benturan, sensor temperatur, tingkat kelembapan, tingkat pencahayaan, tingkat bahaya gas dan lainnya. Karena teknologi ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan, biasanya para pelaku industri juga dapat memasukkan sistem pelacakan GPS untuk memetakan lokasi pekerja mereka di lokasi konstruksi ataupun kilang minyak dengan cakupan area yang luas. Helm pintar ini juga dapat diprogram dengan penggunaan sensor proximity untuk memperingatkan pemakainya jika mereka dekat dengan obyek yang berbahaya ataupun yang sedang berputar.

Teknologi Safety Glove sebagai Salah Satu Perangkat Smart PPE
Sarung tangan safety juga dapat disematkan beberapa sensor untuk meningkatkan keselamatan serta kemudahan aktivitas dalam lokasi kerja. Salah satu contohnya yakni penggunaan chip Near Field Communication (NFC) yang terpasang pada sarung tangan sehingga memungkinkan pengguna untuk terhubung dengan software pada smartphone ataupun tablet device mereka. Selain itu, chip NFC dalam sarung tangan memungkinkan pengguna untuk memindai lembar data dan mengakses informasi, seperti penggunaan sensor untuk mengidentifikasi bahan kimia dan senyawa pada suatu permukaan. Beberapa manufaktur yang sudah menerapkan Smart PPE, bahkan juga menyematkan RFID dalam sarung tangan safety sebagai pengganti kartu ID pekerja. Sarung tangan tersebut berfungsi untuk mengurangi proses tapping manual, serta dapat membantu pemantauan pekerja sesuai areanya masing-masing.

Peran Smart PPE dalam Pandemi COVID-19

Dalam masa-masa sulit seperti ini, penting untuk mengedepankan keselamatan karyawan maupun pekerja lapangan. APD pintar bisa menjadi salah satu solusi terhadap pembatasan jumlah pekerja dalam suatu waktu di lapngan. Dengan diterapkannya sistem shifting, mengakibatkan berkurangnya pengawasan terhadap para pekerja yang tersebar dalam berbagai area. Dengan aplikasi Smart PPE yang terintegrasi dengan sistem software tertentu, pengawas / supervisor lapangan dapat lebih mudah memantau kondisi dan aktivitas yang dilakukan oleh para pekerja, terutama pada area yang sulit dilakukan pengawasan manual.

IoT Kini Merambah ke Penggunaan APD Sebagai Langkah Inovasi Kreatif