Pengetahuan serta Tips Memulai Agrobisnis dan Usaha Bunga

0
69

Di era serba kesempatan ini, ada banyak jenis usaha yang bisa Anda pertimbangkan untuk dijalani. Salah satunya adalah berbisnis kebun (gardening) maupun bisnis bunga. Bisnis bunga yang lebih dikenal dengan istilah florist ini sekarang sedang banyak peminatnya. Apalagi di hari Valentine ini, bayangkan Anda tidak sekedar membeli bunga, namun ternyata dapat mendesain dengan unik bunga yang akan diberikan ke keluarga maupun orang terdekat.

Hal-Hal yang Perlu Dipahami Mengenai Bisnis Bunga

Luasnya target pasar dari bisnis ini menjadi daya tarik tersendiri untuk para pengusaha maupun kalangan profesional. Mulai dari pelantikan penjabat, hari raya, pernikahan, pemakaman, serta pembelian retail dapat dijadikan peluang untuk memasarkan bisnis ini.

Pentingnya packaging serta desain inovatif menjadi daya jual tertinggi dalam persaingan bisnis bunga ini. Seperti yang sudah banyak beredar yakni preservative rose (bunga diawetkan dan dikemas di dalam kotak seunik mungkin) hingga desain papan bunga yang unik pula.

Potensi pendapatan pun beragam, namun pastikan Anda mengenal target market terlebih dahulu sehingga dapat menciptakan produk unik dan bahkan melebihi ekspektasi mereka. Beberapa usaha toko bunga yang ada di Jakarta misalnya, mampu meraup keuntungan hingga miliaran rupiah per bulan.

 

Tips dalam Membangun Bisnis Bunga:

  1. Kompetitif

Strategi kemasan produk serta layanan yang mumpuni menjadi daya tarik bagi calon pembeli. Pasalnya, konsumen tidak menjadikan harga sebagai faktor utama dalam memilih bunga. Yang terpenting adalah bagaimana Anda menyampaikan produk-produk bunga Anda secara tepat dan menarik sehingga proses branding & awareness tersebar cepat.

Pelajari pula kompetitor Anda, lihat mana yang dapat ditingkatkan untuk Anda terapkan maupun kembangkan di bisnis Anda. Sekedar tips untuk Anda, melihat penjualan bunga melalui social media semakin menarik, namun bingung karena sudah banyaknya kompetitor,  disarankan sebagai tambahan Anda dapat membangun website untuk menawarkan produk, komparasi produk, pilihan kategori, serta  informasi lainnya secara lebih detail dan mudah.

 

  1. Tentukan Sourcing / Supplier

Dalam memulai bisnis ini, selain memahami jenis-jenis bunga tentu juga perlu memahami karakteristik beragam supplier bunga. Seperti di pertengahan tahun dimana acara wisuda banyak digelar, Anda perlu mempersiapkan stock agar nantinya orderan tetap berjalan. Hal serupa juga dapat dilakukan pada hari-hari spesial lainnya seperti Valentine’s Day maupun menjelang akhir tahun.

Untuk itu, menjaga hubungan dengan supplier bunga menjadi faktor yang sangat penting. Melihat kebijakan supplier yang mengharuskan order dalam jumlah tetap setiap bulannya, mungkin Anda dapat menemukan solusi bersama yang terbaik.

 

  1. Pertimbangkan untuk Menanam Bunga Sendiri

Apabila Anda sebagai pemain baru dan belum dapat mencapai jumlah miminum order yang ditetapkan supplier, mungkin Anda akan melirik ke distributor hingga mempertimbangkan untuk menanam sendiri di lahan Anda ataupun lahan orang lain (sistem bagi hasil).

Menanam tanaman bunga sendiri memiliki dua keuntungan. Pertama, Anda bisa memantau dan memastikan kualitas bunga. Kedua, lebih hemat biaya ketimbang terus-terusan membeli bunga jadi.

Untuk proses penyiapan lahan pun, Anda perlu menyiapkan tanah dan pupuk yang sesuai untuk proses penanaman bunga ini. Jangan lupa siapkan pula pengairan yang baik.

Ada beberapa peralatan gardening yang akan dibutuhkan seperti cangkul taman, garpu kebun, sekop kecil, celurit taman, serta penyiram tanaman.

 

  1. Bergabung dengan Komunitas

Agar bisnis Anda lebih berkembang, tentunya memerlukan pengetahuan yang mumpuni terhadap inovasi pengemasan bunga serta kebutuhan konsumen yang sedang trending. Untuk itu, Anda bisa mempertimbangkan untuk bergabung dengan suatu komunitas yang dapat membantu menunjang pengembangan pengetahuan Anda di bidang agribisnis dan perkebunan bunga.

Selain itu, koneksi yang didapatkan mengenai suplier serta distributor terpercaya juga dapat bermanfaat sehingga referensi  semakin lengkap.

 

  1. Teruslah Belajar

Hal ini sangat penting meskipun usaha Anda sudah maju sekalipun. Ada banyak jenis tanaman bunga yang bahkan sulit tumbuh di Indonesia. Oleh sebab itu, Anda harus terus belajar dan bereksperimen baik dengan menanam, maupun memasarkan produk Anda.

Apalagi bila Anda adalah seorang pemula, maka keberhasilan usaha yang dibangun tergantung dari usaha dan kegigihan Anda.

Untuk membangun taman bunga, misalnya. Anda perlu mempelajari tentang cara berkebun dan menanam bunga, melalui perhitungan luas tanah serta jumlah benih yang dapat ditanam. Sistem perkebunan kerap dipersiapkan secara matang dengan peralatan  berkebun yang dapat memudahkan Anda untuk mengelolanya.

Sudah siap mencoba? Klik disini untuk solusi perkebunan terlengkap

 

Referensi:

infoagribisnis.com

jitunews.com

bisnisukm.com