Pengaruh Kelembapan Udara di Musim Hujan Terhadap Proses Produksi

0
35

Pengaruh Kelembapan Udara di Musim Hujan terhadap Proses Produksi – Di musim penghujan ini, salah satu faktor kendala yang dihadapi pelaku industri meliputi tingkat kelembapan udara. Mengapa bisa kelembapan udara mempengaruhi produktivitas industri? karena material dari berbagai mesin industri, mulai dari perekat komponen dan bearing, serta sifat besi yang mudah korosi dan karatan menjadi faktor utama yang kerap diperhatikan pelaku industri. Oleh karena itu, beberapa pabrikan berjuang untuk mempertahankan tingkat kelembaban yang konsisten di fasilitas mereka selama musim hujan ini. Arus udara yang hangat ditambah curah hujan tinggi dapat menghasilkan tingkat kelembapan yang berpotensi menyebabkan kerusakan komponen apabila dibiarkan.

Banyak proses produksi industri yang bergantung pada suhu dalam ruangan dan tingkat kelembapan, yakni proses sterilisasi, pasteurisasi, pendinginan, pelapisan dan pengeringan. Dengan tingkat kelembapan yang tinggi maka dapat menyebabkan pertumbuhan jamur atau mikroba, korosi, maupun kerusakan material lainnya. Akan tetapi, udara yang sangat kering juga dapat menyebabkan permasalahan pada hasil produksi, khususnya industri makanan dan pengemasan. Oleh karena itu,  suhu lingkungan dan kelembapan perlu diperhatikan untuk menjamin kelancaran proses produksi. Penggunaan sensor kelembapan serta sensor temperatur penting untuk memantau kondisi lingkungan area produksi.

Pengaruh Kelembapan Udara di Musim Hujan terhadap Proses Produksi – Ilustrasi proses pasteurisasi dalam industri susu

Dalam suatu proses produksi, mesin yang tidak dirawat dengan benar terutama pada tingkat kelembapan yang tinggi dapat menyebabkan sejumlah masalah, yang akhirnya mengakibatkan penundaan (downtime), risiko keselamatan, serta pengeluaran tambahan.

Dalam hal ini, ventilasi ruangan yang baik ataupun AC yang andal mungkin tidak cukup untuk mempertahankan target kelembaban yang dibutuhkan karena persentase kelembaban relatif meningkat seiring dengan turun / naiknya suhu ruangan.

Sekarang ini, ada bebarapa metode yang dijalankan oleh pelaku industri, salah satunya adalah melalui penggunaan HVAC. Namun metode ini mengakibatkan suhu ruangan berpotensi turun ke tingkat yang tidak aman dalam upaya mencapai kelembapan relatif yang diinginkan. Biaya yang dibutuhkan juga sangat mahal karena selain pembelian unit HVAC, perlu ada biaya maintenance serta biaya penggunaan listrik yang terus menerus.

Berikut adalah contoh masalah akibat faktor tingkat kelembapan yang mempengaruhi proses produksi:

-Secara umum kelembapan udara dalam ruangan yang berlebihan dapat menyebabkan kondensasi pada peralatan, menyebabkan permukaan lantai basah, serta potensi kerusakan pada panel listrik.

-Dalam industri plastik, mesin produksi yang berpendingin air (water cooling machinary) yang digunakan untuk cetakan injeksi plastik, kelembapan yang terbentuk pada mesin dapat menyebabkan perubahan warna hasil jadi produk.

-Dalam industri percetakan kertas, kertas mungkin kusut, menyusut atau mengembang, menyebabkan sehingga menyebabkan penyerapan tinta yang kurang maksimal atau bahkan terganggu

-Kelembapan juga mempengaruhi hasil jadi produk yang membutuhkan siklus pengeringan khusus. Contohnya termasuk industri yang menghasilkan produk jadi kering seperti rempah-rempah, sereal, permen, atau produsen karet daur ulang. Jika tingkat kelembapan udara terlalu tinggi, waktu pengeringan dapat menjadi lebih lama dari yang dibutuhkan, sehingga memperlambat alur produksi dan meningkatkan konsumsi energi.

-Industri manufaktur juga dapat mengalami masalah terkait tingkat kelembapan yang berbeda-beda, tergantung pada peralatan dan perlengkapan produksi yang digunakan. Contohnya pada bengkel mesin, kelembapan berlebih dapat mengakibatkan penumpukan kondensasi, kabut, atau jamur, yang semuanya dapat merusak produk, peralatan, dan bahkan struktur fasilitas itu sendiri.

-Masalah lainnya yang dapat terjadi akibat kelembapan adalah pada peralatan listrik dan elektronik, sehingga menimbulkan risiko keamanan dan kerusakan. Produk listrik / komponen elektrikal lainnya yang terpapar tingkat kelembapan tinggi sering kali mengalami korosi, serta berkurangnya resistansi isolasi, yang pada akhirnya dapat menyebabkan korsleting.

-Industri produksi makanan kering apabila petika terpapar kelembaban yang berlebihan, kualitas hasil produk makanan dapat terganggu, yang dapat mempengaruhi kualitas kandungan gizi serta keawetan zat aditif lainnya.

Dari beberapa contoh permasalahan diatas, pelaku industri diharapkan dapat menerapkan beberapa strategi untuk mengatasi masalah kelembapan di musim hujan ini:

  1. Pastikan volume udara CFM (cubic feet per minute) dari luar ruangan yang dimasukkan ke area produksi indoor dialirkan melalui dehumidifier untuk menghilangkan kelembapan berlebih. Udara tersebut mungkin juga perlu dipanaskan atau didinginkan untuk menjaga tingkat kelembapan relatif yang ideal. Kipas knalpot ruangan (exhaust fan) juga diperlukan untuk mereduksi tekanan negatif dalam ruangan.
  2. Pastikan fasilitas pabrik diisolasi dengan baik untuk mencegah masuknya udara lembab, terutama di musim hujan ini. Mulai dari pintu, jendela, serta ventilasi yang tertutup rapat agar mesin demuhidifier dapat bekerja maksimal.
  3. Lakukan evaluasi terhadap fasilitas produksi untuk melihat apakah sistem dehumidifikasi yang diperlukan memang sudah sesuai dengan luas area produksi, serta untuk menilai tingkat efektivitas dari sistem tersebut.
Pengaruh Kelembapan Udara di Musim Hujan terhadap Proses Produksi – AMCOR Industrial Dehumidifier di klikMRO.com

Oleh karena itu, melalui solusi dehumidifikasi yang ideal akan memungkinkan mesin produksi bekerja dengan maksimal dan minim biaya perawatan yang diakibatkan oleh korosi dan karat. Sebelum menerapkan sistem dehumidifikasi, perhatikan ekstraksi udara dalam ruangan, perpindahan panas, kelembapan relatif maksimum, suhu area produksi, sert tingkat kelembapan yang dihasilkan dari proses produksi. Melalui perencanaan dan pertimbangan yang matang, kualitas udara dalam lingkup produksi tetap terjaga meskipun dalam curah hujan yang tinggi serta suhu udara panas yang mendadak.

klikMRO mendukung proses efisiensi dan efektivitas dari proses jalannya produksi, dengan menyediakan berbagai perangkat sensor untuk pemantauan suhu dan kelembapan, serta mesin dehumidifier. Diskusikan solusi atas kebutuhan Anda bersama kami secara gratis disini.

Tips Menjaga Produktivitas dan Keselamatan Kerja di Musim Hujan