Operasional Gudang Bisa Terancam Akibat Bahaya dan Resiko Ini

0
126

Operasional Gudang Bisa Terancam Akibat Bahaya dan Resiko Ini – Kebutuhan akan safety memang identik dengan kegiatan operasional industri, tidak terkecuali fasilitas pergudangan (warehouse). Gudang merupakan salah satu bagian penting bagi perusahaan, khususnya sebagai storage / tempat penyimpanan stok, dan sebagai pusat distribusi barang. Kegiatan operasional di gudang tentu memiliki potensi bahaya tersendiri, seperti bahaya jatuh, resiko tertimpa barang, kecelakaan forklift, kecelakaan palet, dan sebagainya.

Di Indonesia sendiri, masih banyak terdapat fasilitas pergudangan yang belum memenuhi standar safety. Hal ini disebabkan karena adanya perbedaan budaya keselamatan kerja dari satu perusahaan ke perusahaan lainnya, sehingga menjadikan kesadaran akan pentingnya keselamatan kerja yang sangat beragam. Selain itu, jenis dan kategori barang yang disimpan di gudang juga mempengaruhi perilaku manajemen maupun karyawan di dalam menerapkan perilaku safety.

Terdapat kategori safety measures yang dilakukan perusahaan. Di satu sisi, terdapat fasilitas gudang dengan infrastruktur bangunan yang masih baru, dilengkapi dengan garis-garis tanda yang jelas di lantai, memiliki operator forklift yang bersertifikat, serta penempatan barang secara rapi sesuai kategori pada rak yang telah ditentukan. Namun, tidak banyak fasilitas gudang yang sudah secara penuh mempraktikkan hal tersebut.

Alat Teknik lengkap

Faktanya, banyak terdapat fasilitas gudang yang mengakomodir resiko kecelakaan kerja dengan semacam program keselamatan khusus untuk menangani beberapa potensi bahaya tertentu, seperti pelatihan operator forklift, metode penempatan barang dengan aman, metode perawatan peralatan, dan lainnya. Namun, masih banyak hal lainnya yang membutuhkan pengetahuan lebih dalam yang mungkin saja terlewat. Lalu apa saja sih resiko bahaya yang mungkin masih belum terakomodir di fasilitas gudang?

Bahaya Jatuh

Operasional Gudang Bisa Terancam Akibat Bahaya dan Resiko Ini – Ilustrasi pekerja terjatuh di fasilitas gudang

Dikarenakan sebagian besar pekerjaan di fasilitas gudang dilakukan di permukaan lantai, maka perlindungan terhadap bahaya jatuh terkadang masih belum menjadi pertimbangan. Sebagai contoh, penggunaan forklift mungkin memang lebih aman dalam menempatkan produk di tempat rak yang tinggi dan lebih mudah untuk mengambilnya kembali. Tetapi di beberapa fasilitas gudang yang belum memiliki forklift, pengambilan barang secara manual menggunakan tangga dan palet tangan menimbulkan tantangan tersendiri. Bahkan di beberapa operasional gudang, penempataan pekerja diatas rak menjadi hal umum untuk mengambil, meletakkan, ataupun merapikan barang. Aktivitas di ketinggian ini berpotensi menimbulkan bahaya jatuh. Oleh karena itu, alat pelindung jatuh (fall protection) sangat dibutuhkan oleh pekerja yang bersangkutan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Perlindungan terhadap bahaya jatuh tidak hanya meliputi aktivitas di ketinggian, tetapi juga mencakup segala area yang berpotensi menyebabkan pekerja jatuh dari ketinggian apabila terpeleset. Contohnya adalah loading area dengan ketinggian mengikuti tinggi bagasi container, mezanin, serta jalan setapak yang ditinggikan, dimana area tersebut memerlukan rel penyangga untuk mengurangi resiko pekerja terjatuh.

Bahaya Lalu Lintas Forklift

Operasional Gudang Bisa Terancam Akibat Bahaya dan Resiko Ini – Ilustrasi pekerja tertabrak forklift yang sedang beroperasi di fasilitas gudang

Operator forklift yang sudah bersertifikat dan terlatih dengan baik tentunya sudah mengetahui praktik terbaik untuk menghindari bahaya tabrakan dengan forklift ataupun pejalan kaki di area gudang. Praktik keselamatan umum dalam menggunakan forklift meliputi tetap melaju di bagian tengah gang, selalu berhenti terlebih dahulu di persimpangan, menggunakan kaca spion yang tersedia, menjaga jarak aman dari forklift lain, menjalankan forklift dengan kecepatan yang tepat, dan memastikan setiap tumpahan di lantai segera dibersihkan. Hal-hal tersebut dapat membantu mencegah kecelakaan kerja akibat benturan langsung, tetapi ingatlah bahwa selalu ada ruang untuk kesalahan manusia (human error). Oleh karena itu, dibutuhkan pengamanan tertentu yang dapat membantu mengurangi kemungkinan terjadinya faktor human error ini, serta mengurangi resiko cedera akibat kontak tidak langsung (misalnya, forklift menabrak rak barang yang kemudian menimpa pekerja di sekitarnya).

Untuk mengurangi resiko rak tersenggol ataupun tertabrak forklift, pastikan Anda menggunakan chain bollard yang ditempatkan di beberapa titik strategis area gudang. Penggunaan bollard ini bertujuan untuk melindungi produk, rak gudang, dan personel dari lalu lintas forklift. Bollard merupakan bantalan besi kuat sebagai gantungan rantai yang direntangkan di suatu area jalan, dan umumnya diletakkan di setiap ujung jalan untuk menahan benturan dari forklift yang berbelok. Selain itu, Anda juga dapat menggunakan tape barikade untuk penanda satu arah yang ditempel di lantai, serta rel pengaman pada area pejalan kaki demi menghindari resiko pekerja tertabrak.

Material Berbahaya

Operasional Gudang Bisa Terancam Akibat Bahaya dan Resiko Ini – Material mudah terbakar dapat menyebabkan kebakaran gudang

Hanya karena perusahaan tidak menyimpan produk yang diketahui memiliki bahan berbahaya di gudang, bukan berarti karyawan gudang dapat mengabaikan keamanan material handling. Sejumlah kecil cairan yang mudah terbakar perlu disimpan dengan benar sehingga tidak menimbulkan kebakaran akibat bocor ataupun retak. Disinilah peran tim inspeksi dan pemeliharaan diperkukan secara rutin untuk mengecek kualitas rak, material penyangga, material kemasan, dan lainnya yang termasuk dalam kategori ini.

Pastikan Anda selalu mengecek material barang yang masuk ke gudang, dan tentukan tempat penyimpanan khusus bagi barang yang beresiko terbakar ataupun bocor sesuai dengan peraturan OSHA. Pihak pengelola fasilitas gudang juga dapat menggunakan barikade untuk memisahkan area barang berbahaya dengan barang yang tidak berbahaya untuk mencegah kontak dan meminimalisir kesalahan peletakkan. Selain barikade, penempatan papan tanda dilarang merokok juga dapat dipasang di sekitar area berbahaya, disertai dengan penyediaan APAR (alat pemadam api) di beberapa titik area, serta memaksimalkan pelatihan yang menjunjung kedisiplinan karyawan untuk selalu mengikuti protokol keselamatan. Pada akhirnya, segala safety measures ini dilakukan untuk memitigasi bahaya, khususnya potensi kebakaran yang tentunya dapat berdampak buruk pada fasilitas gudang dan keuangan perusahaan.

Pada akhirnya, penilaian bahaya secara menyeluruh adalah kunci untuk memastikan safety measures dilaksanakan dengan baik dan efektif untuk menjamin kelancaran operasional. Untuk itu, jangan tunggu sampai bahaya menyerang karena lebih baik mencegah daripada mengobati.

klikMRO hadir sebagai platform B2B E-Commerce yang memudahkan Anda dalam melakukan pengadaan perusahaan secara digital. Berkolaborasi dengan ribuan brand dan jutaan produk, Anda dapat menghemat waktu dan proses untuk mencari dan mendapatkan kebutuhan perusahaan khususnya barang MRO. Konsultasikan kebutuhan Anda bersama kami disini.