Non-Sparking Tools: Cegah Kebakaran di Lingkungan Pabrik!

0
1497
Hand of car mechanic with wrench. Auto repair garage.
Penyebab Kebakaran
Kebakaran di dalam pabrik / industri seringkali terjadi karena hal-hal yang dianggap sepele seperti arus pendek, percikan api yang terkena bahan kimia atau bahan bakar, dan masih banyak lagi. Untuk mencegahnya, kita perlu mengetahui terlebih dahulu apa saja faktor-faktor penyebab kebakaran.
Faktor utama terjadinya kebakaran sering disebut dengan Segitiga Api, yaitu Oksigen, Fuel (bahan bakar), dan Ignition/Heat (percikan atau panas). Saat seluruh unsur ini bertemu, tentu kebakaran akan terjadi.
Antisipasi yang harus dilakukan adalah meniadakan salah satu dari ketiga unsur di atas. Dalam konteks industri, kita perlu mengkaji satu persatu dari ketiga elemen tersebut.
1. Oksigen (O2). Oksigen tentu ada di mana-mana dan manusia membutuhkannya untuk pernafasan, peredaran darah, dan juga energi dalam tubuh. Tentu kita tidak dapat mengurangi kadar oksigen dalam suatu industri karena semua membutuhkannya.
2. Fuel atau bahan bakar. Bahan bakar bukan sekedar bensin, solar,minyak tanah yang kita ketahui tetapi kertas kardus dan lainnya merupakan bahan-bahan bakar dalam konteks segitiga api ini. Dan tentu dalam industri bahan-bahan tersebut dibutuhkan didalam industri.
3. Ignition atau percikan. Ignition diakibatkan oleh 4 hal yaitu adanya gesekan yang berlebih (friction), adanya retakan akibat kelelahan (fatique) pada suatu material, percikan karena adanya arus pendek (electrical), dan terakhir gesekan fluida di dalam suatu tangki (missiles). Kita dapat mencegah kebakaran dengan mengurangi alat-alat kerja yang dapat menimbulkan ignition.
Non-Sparking Tools
Istilah non-sparking tools banyak digunakan untuk peralatan kerja yang tidak menimbulkan percikan api, biasa terbuat dari logam-logam non-ferrous (bukan besi) seperti kuningan, perunggu, logam monel (campuran tembaga-nikel), campuran tembaga-aluminium, atau paduan tembaga berilium.
Non-sparking tools set via KlikMRO
Walaupun disebut-sebut tidak menimbulkan percikan api, non-sparking tools tetap menimbulkan percikan yang disebut dengan percikan dingin (cold sparks). Disebut demikian karena percikan tersebut memiliki tingkat panas yang rendah dan tidak dapat menyalakan karbon disulfida, yang memiliki titik pengapian terendah dari substansi yang dikenal manusia. Oleh karena itu, walaupun peralatan non-sparking dapat meminimalisasi terjadinya percikan api, alat tersebut tidak dapat menghilangkan kemungkinan timbulnya percikan. Namun setidaknya percikan tersebut tidak dapat menimbulkan pemicu kebakaran.
Bagi para pekerja, alat yang tidak menimbulkan percikan api sangat penting terkait dengan keselamatan kerja. Bila tidak berhati-hati ataupun menggunakan peralatan yang tidak tepat, percikan api yang timbul dapat mengenai mata. Bahkan percikan tersebut dapat menimbulkan kebakaran bila mengenai material, seperti cairan, gas, partikel, maupun residu yang mudah meledak.
Untuk mencegah terjadinya ledakan di tempat kerja, selalu ikuti prosedur keselamatan kerja, salah satunya evaluasi pekerjaan yang diselesaikan di lingkungan berbahaya. Gunakan peralatan yang sesuai dan dapat mencegah terjadinya ledakan. Selalu ingat bahwa tidak ada peralatan non sparking yang tidak menimbulkan percikan sama sekali. Oleh karena itu, lakukan metode isolasi, ventilasi, dan pembersihan untuk menjaga atmosfer kerja yang aman. Juga gunakan explosimeter di tempat kerja untuk menjaga keselamatan para pekerja di lingkungan berbahaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here