Menjaga Keselamatan K3 untuk Pekerja Kapal Laut

0
19

Beberapa kejadian kecelakaan di galangan kapal belakangan ini menuntut para pekerja dan manajemen logistik perkapalan agar lebih memperhatikan keselamatan di perlautan. Pentingnya menjaga keselamatan diatas kapal sangat berdampak positif demi mengurangi kecelakaan kerja yang dapat ditimbulkan, terutama pada saat musim penghujan dan badai.

Pekerjaan yang dilakukan di atas kapal ternyata cukup banyak di Indonesia. Mulai dari kapal tanker untuk usaha perminyakan, usaha logistik & transportasi laut, nelayan dan penangkap ikan lainnya, shipyard dan lain sebagainya. Karena ada banyak pekerjaan yang dilakukan di atas kapal, maka resiko akibat kecelakaan di atas kapal juga semakin banyak jenisnya. Tentu resiko tersebut dapat berdampak buruk bagi pengusaha atau industri, maupun para pekerja yang bersangkutan.

Apa saja bahaya yang dapat terjadi di laut? Beberapa hal ini dapat membuat kapal mengalami kecelakaan, seperti menabrak sesuatu baik di permukaan maupun di dalam air laut, badai / cuaca buruk, serta hal teknis lainnya.

Pertanyaannya, apa saja yang dibutuhkan sebagai alat keselamatan di atas kapal? Selanjutnya, kapan alat tersebut harus digunakan? Berikut ada 8 alat keselamatan yang perlu disediakan untuk melindungi para pekerja kapal laut:

  1. Life Boat

Tentunya di setiap kapal laut musti disiapkan sekoci / life boat dalam jumlah yang cukup. Sekoci adalah perahu kecil yang akan dipergunakan apabila kondisi memburuk dimana kapal akan tenggelam. Ada beberapa sekoci yang menggunakan mesin atau motor, juga ada sekoci yang menggunakan dayung.

 

2. Life Ring

Life ring / cincin pelampung

Pelampung cincin / life ring biasanya disediakan untuk menyelamatkan orang yang berada di air. Cincin pelampung ini cara kerjanya dilempar ke area terdekat dengan tujuan agar pekerja yang hendak tenggelam dapat menggapai cincin pelampung tersebut. Biasanya, terdapat tanda penulisan yang sesuai dengan nama pelabuhan dan nama kapal atas kepemilikan cincin pelampung tersebut.

 

3. Life Vest

Life fest merupakan rompi keselamatan. Rompi ini membantu tubuh agar tidak tenggelam dari permukaan air. Ini menjadi salah satu peralatan keselamatan yang umum dan penting ketika terjadi kecelakaan di kapal laut dimana para pekerja biasanya rutin mengenakan safety vest / life vest.

Jenis-jenis perlengkapan safety untuk pekerja laut

 

4. Life Raft

Life raft atau rakit ponolong kembung adalah jenis rakit yang perlu diberikan angin sebelum digunakan. Tentu saja, peniupan angin tersebut dilakukan dengan menggunakan pompa atau setipenya. Meski berukuran cukup kecil, namun daya tampungnya mencapai 25 orang. Oleh karena itu, alangkah baiknya di setiap kapal laut agar dilengkapi dengan rakit penolong kembung ini, karena bentuknya lebih simpel dan lebih efektif ketimbang sekoci.

 

5. Survival Suit

Sering juga disebut sebagai immersion suit. Kegunaannya bisa melindungi tubuh dari suhu dingin yang ekstrim. Tentunya, ini sangat cocok untuk Anda yang bekerja di atas kapal laut dikarenakan udara di laut cenderung lebih dingin dan berangin terutama di malam hari. Selain itu, survival suit juga dapat melindungi pekerja ketika tercebur ke laut, karena sifat penangkal suhu air dingin yang signifikan serta membantu menghangatkan tubuh.

 

6. Thermal Protective Aid

Pelindung tubuh yang satu ini dalam Bahasa Indonesia sering disebut sebagai baju pelindung panas. Kebalikan dari sebelumnya, baju  ini digunakan untuk melindungi tubuh dari panas dan api apabila terjadi kebakaran diatas kapal laut.

 

7. Pyrotechnis

Sering juga disebut sebagai isyarat visual berupa percikan asap yang berwarna mencolok. Alat ini ada juga yang berbentuk obor, yang biasanya untuk digunakan di malam hari. Pyrotechnis ini sangat berguna apabila kapal mengalami mati mesin sehingga terdampar di tengah-tengah laut. Kegunaannya tentu untuk memberi sinyal atau pertanda bagi tim yang hendak menolong.

 

8. Line Throwing Apparatus

Alat ini adalah alat pelempar tali roket. Tentunya, dengan tali yang bisa ditembakkan hingga 230 meter ini, Anda bisa menembak untuk membentuk jalan tali dari kapal utama yang terkena kecelakaan untuk menghubungkan dengan perahu sekoci.

Itu tadi kedelapan alat keselamatan yang perlu dimiliki oleh kapal laut serta dipejari lebih lanjut cara pemakainnya oleh awak kapal. Tidak hanya itu, para pekerja juga diharuskan menggunakan perlengkapan keselamatan standar seperti helm, pelindung tubuh, dan sebagainya ketika bekerja. Untuk itu, klikMRO menyediakan kebutuhan marine safety sebagai solusi keselamatan pekerja laut disini.