Memahami Jenis & Tipe Keran Air Sesuai Fungsinya

0
42

Mengenal Lebih Dekat Jenis-Jenis Keran Air

Kebersihan tempat tinggal dan tempat kerja tidak terlepas dari yang namanya peran akan sebuah kran air. Kran adalah alat yang digunakan untuk mengeluarkan air dari sistem instalasi air. Dengan ukurannya yang relatif kecil, kran sangat diperlukan sebagai salah satu elemen penting dalam sebuah kegiatan yang menggunakan air. Kran air ini bekerja dengan selang atau pipa yang digunakan untuk mengalirkan air tersebut.

Keran air memiliki fungsi yang lebih khusus yaitu untuk mengontrol sejumlah air yang dikeluarkan. Dengan ukurannya yang kecil, keran menjadi alat yang sangat membantu dalam pengoperasiannya sehari-hari. Selang dan kamar mandi sudah pasti memerlukan alat kecil ini. Ternyata pemilihan keran air dapat mempengaruhi keindahan interior mulai dari dapur dan toilet. Sebab, saat ini sudah banyak beredar keran air di pasaran dengan berbagai desain bentuk dan warna.

Water Faucet by Dcota

Nah, biasanya dalam sebuah rumah atau hunian, fungsi keran ini secara umum terbagi menjadi tiga, yaitu keran untuk dapur, keran di kamar mandi yang pada umumnya terbagi lagi menjadi dua yaitu untuk wastafel dan bathtub, serta sebuah keran air yang berada di luar ruangan.

Peralatan Dapur Modern untuk Restoran dan Cafe Jaman Now

Selain itu, yang perlu Anda perhatikan juga adalah fungsi setiap keran. Contohnya keran air yang digunakan di dapur tentu diletakkan lebih tinggi kira-kira 30 sentimeter, sebab fungsinya digunakan untuk mencuci peralatan dapur yang tentu lebih membutuhkan ruang gerak. Berbeda  halnya dengan cara pemasangan keran di wastafel yang lebih rendah dan lebih dekat dengan tatakannya, karena hanya berfungsi untuk mencuci tangan.

Selanjutnya, ada juga sistem keran air panas dan dingin dimana Anda hanya perlu menggeser keran tersebut ke kiri atau ke kanan. Biasanya pada keran ini memiliki tanda yakni warna merah untuk air panas dan warna biru untuk air dingin. Serta yang ditengah untuk suhu room temperature.

Di zaman yang modern ini, model keran trus mengalami perkembangan. Model yang paling awal adalah mode ulir yakni dengan sitem naik turun pada lubang yang tertutup dan bisa dibuka. Mode yang kedua yaitu dengan sistem putar dengan menggunakan bola di dalamnya sebagai penutup. Ada pula sistem kran yang cara membukanya dengan ditekan, serta kran otomatis yang menggunakan sensor gerak.

Saat ini sudah banyak tersedia jenis keran air dari berbagai macam bentuk, corak warna, serta ukurannya. Secara umum keran air terbagi menjadi empat jenis, yaitu :

  1. Keran bola (ball faucet)

Jenis keran yang satu ini merupakan keran yang paling banyak serta paling mudah ditemukan. Ciri-ciri dari keran ini adalah terletak pada pegangannya yang berbentuk tunggal. Cara mematikan atau mengidupkan aliran air  terbilang mudah Anda haya perlu meggerakkan tuas putar di bagian atas keran. Selanjutnya bola yang terletak di dalam keran akan terbuka sehingga air dapat keluar atau meluncur ke bawah.

  1. Keran tabung (cartridge faucet)

Keran jenis ini juga memiliki tabung namun fungsinya jelas berbeda. Tabung yang terdapat dalam cartridge faucet ini bisa digerakkan kebawah dan keatas dengan cara ditekan. Fungsinya adalah untuk mengatur volume air yang ingin dikeluarkan dari pipa maupun selang.

  1. Keran piringan (disc faucet)

Keran yang satu ini merupakan hasil dari kemajuan teknologi  dan penemuan baru. Dengan pegangan berbentuk tunggal. Nah untuk badan serta bodinya berupa silinder. Keran model piringan ini memiliki keistimewan yaitu dilengkapi dengan ukuran tabung yang cukup lebar. Tabung ini memiliki fungsi sebagai naungan piringan yang jumlahnya ada dua. Piringan ini bisa digeser dari arah satu kearah lainnya. Fungsi dari pergeseran ini adalah untuk mendapatkan suhu air yang diperlukan, baik panas, dingin ataupun hangat. Kran jenis ini memilki ketahanan yang bagus sehingga lebih jarang terjadi kerusakan maupun kebocoran.

  1. Keran kompresi (compression faucet)

Keran ini merupakan jenis keran model lama. Secara umum memiliki dua pegangan atau handle yang digunakan untuk  mengeluarkan air panas atau dingin. Cara kerjanya adalah menggunakan kompresi yang berbentuk batang dan terdiri dari semacam batu atau sekrup dan penyekat atau washer. Saat dimatikan, alat ini akan menekan katup penutup sehingga air tidak keluar lagi. Sayangnya setelah ditemukan teknologi keran yang lebih canggih seperti disc faucet, keran jenis kompresi ini menjadi jarang digunakan. Sebab sering kali menimbulkan masalah kebocoran pada bagian penyekat serta bagian ring.

6 Ide Menyulap Sudut Rumah Menjadi Kantor yang Stylish