Jenis-Jenis Kayu Untuk Penggunaan Konstruksi – Meski saat ini penggunaan kayu jadi sudah mulai dibatasi, namun industri konstruksi tetap tidak bisa menghilangkan kebutuhan konsumen maupun kebutuhan masyarakat terhadap kayu. Selama perusahaan penebang pohon melakukan proses reboisasi atas penebangan yang dilakukan di lingkungan yang mendapatkan ijin, maka hasil kayu pun dapat dinikmati masyarakat tanpa menimbulkan dampak lingkungan yang negatif. Kayu merupakan salah satu bahan utama dan penting dalam pembangunan. Setidaknya, meski jarang lagi ditemukan, kayu masih menjadi bahan bangunan yang kerap digunakan untuk pembangunan mulai dari rumah, sampai bangunan bertingkat. Dengan material kayu sendiri, cocok untuk digunakan pada dekorasi hingga material lantai.

Cara Menggunakan Spray Gun untuk Finishing Kayu

Kayu termasuk material yang kuat, keras dan kaku meski lebih ringan dan fleksibel ketimbang besi atau baja. Saat ini, kayu paling sering tetap digunakan di pembuatan pintu, jendela dan kusen. Karena bagian lain, seperti atap dan sebagainya sudah mulai berganti ke penggunaan baja.

Kayu memiliki kekuatan tekan yang tinggi. Bahkan, kayu mampu menopang tekanan yang berat, dalam waktu yang lama. Daya tahan yang lama inilah yang menjadikan kayu tetap menjadi pilihan utama, meski sudah masuk zaman modern.

Kekurangannya, meski tidak terpengaruh dengan korosi atau karat, namun kayu akan kurang kuat menghadapi kekuatan dekomposisi alami. Baik oleh jamur, basah, serangga, kumbang dan sebagainya dapat perlahan-lahan mengurangi kekuatan kayu tersebut.

Untuk itu, di sebuah bangunan, kayu yang sudah berusia tua akan lebih dipilih, karena kayu dengan usia yang lebih tua ini akan jauh lebih awet dan tahan lama. Tentunya, sesuaikan pula dengan jenis kayu yang akan digunakan dengan tujuan dari penggunaannya. Karena setiap jenis kayu yang berbeda, maka daya tekan dan kekuatannya akan berbeda pula.

Berikut adalah beberapa jenis kayu yang paling populer digunakan di Indonesia:

  1. Kayu Jati

Kayu satu ini adalah kayu yang harganya relatif lebih mahal ketimbang jenis kayu lainnya, karena memiliki kekuatan yang luar biasa. Jadi, produk yang dibuat dari bahan kayu ini harganya juga jauh lebih mahal. Misalnya pintu, kusen dan sebagainya.

Kayu Jati – Jenis Kayu untuk Pekerjaan Konstruksi

Tidak hanya itu, serat dan teksturnya juga bagus dan indah. Ditambah lagi, jauh lebih tahan terhadap rayap, jamur, pembusukan dan sebagainya. Kayu jati mengandung sejenis minyak yang unik, bahkan hanya terdapat di kayu jati ini saja. Minyak kayu inilah yang kemudian berguna untuk mengusir jamur, rayap dan sebagainya dari kayu ini.

  1. Kayu Merbau
Kayu Merbau – Jenis Kayu untuk Pekerjaan Konstruksi

Berikutnya adalah kayu merbau. Kayu yang berasal dari tanah Papua ini adalah kayu dengan warna cokelat kemerahan, yang seratnya terlihat seperti putus-putus atau patah-patah. Tampilannya itu yang unik menjadikan kayu ini menjadi pilihan untuk pembuatan pintu, dan sebagainya. Kayu ini juga keras dan stabil serta berdaya tahan lama.

  1. Kayu Bengkirai

Kayu selanjutnya adalah kayu Bengkirai. Kayu yang banyak ditemukan di Pulau Kalimantan ini memiliki kekuatan yang baik dan daya tahan yang cukup lama. Meski sering ditemukan memiliki banyak lubang, namun tidak menjadi masalah berarti, karena bisa ditutup dengan dempul.

Karena kekuatannya, kayu ini sering menjadi bahan untuk atap. Meski demikian, juga sering dipilih untuk bahan luar bangunan.

  1. Kayu Sonokeling

Kayu berikutnya adalah kayu sonokeling, yang terkenal pula sebagai jenis kayu yang kuat dan tahan lama. Kayu berwarna merah tua ini hadir dengan garis hitam gelap, yang seratnya terlihat begitu indah. Kelebihan lain dari kayu ini adalah ketahanannya terhadap air.

  1. Kayu Ulin

Kayu yang juga berasal dari tanah Kalimantan ini adalah jenis kayu berwarna gelap yang sangat kuat. Bahkan, kayu ini juga tahan terhadap air. Itulah penyebab kenapa kayu ulin bahkan dipilih sebagai bantalan kereta api, karena kekuatannya.

Itulah beberapa jenis-jenis kayu yang bisa Anda pilih untuk usaha konstruksi. Jadi kayu ulin sebetulnya paling kuat dari segi tingkat kekerasannya. Namun, kayu jati juga tidak dapat diremehkan dari segi ketahanan terhadap cuaca.  Apapun jenis kayu memiliki kelebihan tersendiri untuk digunakan dalam kegiatan konstruksi, asalkan kita memahami keunggulan kayu tersebut serta menerapkan cara pemrosesan kayu yang baik. Sesuaikan juga alat potong kayu yang tepat untuk memudahkan pekerjaan Anda.

Siapkan 10 Alat Perkakas Kayu Ini untuk Kebutuhan Wood Working

Meski demikian, jenis-jenis kayu untuk pekerjaan konstruksi tentu memerlukan peralatan wood working yang sesuai dengan kebutuhan. Dengan begitu hasil keindahan kayu pun menjadi lebih maksimal, serta tetap berfungsi dengan baik.