Ini Alasan Kenapa Anda Harus Menyiapkan UPS di Kantor

0
38

Pernah Anda mengalami listrik padam ketika sedang bekerja? Selain tidak hanya kehilangan data yang baru saja dikerjakan, ternyata masih banyak bahaya lain yang mengincar komputer Anda apabila listrik pada tiba-tiba.

Potensi Kerusakan Akibat Pemadaman Listrik Tiba-Tiba:

  1. Kerusakan Hard Disk

    Hard disk pada komputer

Ketika sedang bekerja menggunakan PC, hard disk yang sedang “bekerja keras” tentunya memerlukan asupan listrik yang besar. Nah ketika listrik tiba-tiba padam, maka dalam istilah kelistrikan akan terjadi dengan yang disebut dengan power surge atau lompatan listrik yang cukup signifikan tingginya.

Ketika hard disk dalam posisi on, perlu waktu untuk kembali ke posisi off. Dengan pemadaman listrik yang terjadi tiba-tiba, dapat berpotensi menyebabkan kerusakan hard disk Anda.

 

  1. Kerusakan Motherboard

    Motherboard di dalam komputer

Pemadaman listrik yang sebentar-sebentar, dari padam lalu tidak lama kemudian hidup kembali, dapat berpotensi merusak kerusakan motherboard.

Lonjakan listrik yang tidak teratur tersebut berpengaruh negatif terhadap komponen utama komputer, yakni motherboard. Bayangkan apabila motherboard di komputer Anda rusak, apa yang akan terjadi? Tentunya akan ada biaya yang perlu dikeluarkan serta kerugian imateril lainnya seperti kehilangan data dan waktu.

 

  1. Merusak Power Supply

Selanjutnya, komponen yang paling berpotensi rusak apabila sering padam listrik adalah bagian power supply. Power supply bertugas sebagai pembagi daya atau sumber arus listrik ke seluruh komponen yang berada di dalam PC. Jadi, tegangan DC yang masuk ke komputer pertama kali akan diterima oleh power supply.

Nah, apabila terjadi lonjakan listrik tiba-tiba, maka power supply terutama di bagian kondensator akan sangat rentan untuk terkena imbasnya. Dengan kerusakan power supply maka otomatis komputer Anda tidak dapat dinyalakan.

  1. Merusak monitor

Monitor menjadi salah satu komponen hardware yang juga paling berpotensi terjadi kerusakan apabila terjadi kejutan tegangan listrik. Monitor memerlukan waktu untuk switch dari posisi on ke posisi off, begitu juga sebaliknya. Apabila hal tersebut terjadi tiba-tiba, tentunya potensi kerusakan monitor akan semakin besar.

  1. Merusak Windows/Software

Apabila listrik padam saat terjadi  penyimpanan data, updating data, processing data dan lainnya, maka kemungkinan besar yang akan terjadi adalah data corrupt atau bahkan hilang. Misalnya, Anda sedang memindahkan data dari flashdisk ke komputer, lalu listrik tiba-tiba padam, maka akan ada file yang rusak atau gagal terpindahkan.

Tentunya, hal tersebut akan merusak file tertentu. Apabila file tersebut merupakan bagian dari sebuah aplikasi, maka aplikasi tersebut yang tidak akan berfungsi lagi, sehingga perlu di-install ulang. Bagaimana bila data yang korup tersebut merupakan data di windows PC Anda? Maka kemungkinan besar Anda perlu menginstall ulang windows atau software PC Anda, dan itupun apabila tidak terjadi kerusakan.

UPS Sebagai Jalan Keluar

Untuk menghindari kerusakan pada komponen PC baik hardware maupun software, biasanya penggunaan stabilizer kerap ditemukan. Sebetulnya, stabilizer berguna untuk menyaring listrik agar dapat disesuaikan kembali dengan kebutuhan komputer. Terutama di daerah-daerah yang sering terjadi pemadaman listrik.

Tapi, sayangnya stabilizer tidak membantu komputer tetap menyala apabila listrik mati tiba-tiba. Dengan menggunakan stabilizer, yang terjadi hanyalah proses penstabilan listrik. Apabila terjadi pemadaman listrik, maka komputer akan tetap mati. Tentunya, apabila Anda sedang mengerjakan satu tugas atau project lalu listrik padam tiba-tiba, maka tetap memiliki resiko kehilangan data tersebut. Selain itu, potensi kerusakan komponen PC akan tetap terjadi.

Untuk itu, UPS atau Uninterrupted Power Supply sangat dibutuhkan dalam hal ini. UPS dapat menyimpan listrik cadangan, jadi apabila tiba-tiba listrik padam, PC akan tetap menyala dalam waktu sekitar beberapa menit. Tentunya waktu tersebut lebih dari cukup untuk menyimpan hasil kerja Anda, juga mematikan PC secara normal.

Bagaimana Memilih UPS yang Tepat?

Untuk memilih UPS yang tepat, Anda musti mengetahui berapa daya yang dibutuhkan oleh komputer Anda. Adapun rumus untuk menghitung daya UPS minimal yang dibutuhkan untuk komputer Anda agar lebih aman. Rumusnya adalah 1,6 x watt yang dibutuhkan. Misalnya watt yang dibutuhkan untuk menyalakan komputer Anda adalah 400 watt, maka UPS yang Anda butuhkan adalah 1,6 x 400= 640 VA (Volt Ampere, satuan yang digunakan UPS).

Selain itu, ada beberapa merek atau brand UPS yang terpercaya, yang tentunya bisa Anda jadikan bahan pertimbangan sebelum memilih UPS untuk operasional kantor Anda. Salah satu yang direkomendasikan adalah APC. APC menyediakan UPS dengan daya mulai dari  800VA, 1000VA, 3000VA sampai 5000VA yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan Anda.

Smart UPS by APC

Anda juga dapat memilih berbagai brand ternama lainnya dengan harga terjangkau di situs KlikMRO. Jadi jangan lupa siapkan UPS untuk kantor Anda agar terhindar dari hal-hal yang dapat merugikan Anda, tim Anda, bahkan data pekerjaan.

Referensi:

winpoin.com

arjunaelektronik.com

indoworx.com