Ingin Tetap Kuat Bekerja di Lapangan Meski Berpuasa? Simak Tips Berikut Ini

0
46

Puasa tidak boleh dijadikan alasan untuk bermalas-malasan. Apalagi, sampai tidak bekerja karena alasan berpuasa. Beberapa yang lainnya justru memilih tetap bekerja, namun hasilnya mungkin tidak maksimal karena rasa malas yang cenderung timbul.

Terutama bagi pekerja yang bekerja di lapangan. Akibat udara panas, hujan, dan perkara lainnya yang sering terjadi di lapangan dapat membuat para pekerja menjadi kurang bersemangat dan kehabisan tenaga.

Tapi jangan pesimis dulu, ada beberapa tips dari kami yang dapat dilakukan saat bekerja di lapangan selama bulan puasa. Yuk simak saja langsung dibawah ini:

  1. Sempatkan Tidur Siang pada Jam Istirahat

Pernah dengar istilah “power nap”? Power nap disebut sebagai tidur yang bisa mengembalikan tenaga, dan tentunya bisa Anda manfaatkan sebagai salah satu metode singkat agar tetap bertenaga saat bekerja. Syaratnya adalah, tidur tersebut tidak boleh terlalu lama. Sebaiknya sekitar 25 menit sampai 30 menit saja. Agar tidur tidak melampaui waktu apalagi sampai menggunakan jam kerja, maka gunakanlah alarm sebagai penanda.

Dengan cara ini maka tenaga Anda akan kembali refresh. Namun apabila berlebihan, justru dapat berakibat buruk bagi tubuh. Karena aktivitas biologis menjadi terganggu, yang pada akhirnya malah mengurangi tenaga Anda. Ingat! Hanya lakukan ini ketika jam istirahat ya.

  1. Penuhi Kebutuhan Cairan Tubuh Diluar Jam Puasa

Ketika hendak melakukan Sahur dan berbuka, pastikan Anda minum air cukup, sekitar 2.5 liter per hari. Apabila tubuh kurang terhidrasi dengan baik, maka Anda akan kehilangan tenaga dan kurang berkonsentrasi ketika bekerja di siang hari. Akibatnya tubuh menjadi lemas, dan pekerjaan terbengkalai. Jadi, pastikan Anda minum air yang cukup ketika berbuka, sebelum tidur dan sahur. Dengan demikian, tubuh Anda memiliki kekuatan yang cukup untuk bekerja selama puasa.

  1. Makan Makanan Sehat

Selama berpuasa, tubuh akan menggunakan nutrisi yang didapat dari makanan yang dikonsumsi saat sahur maupun berbuka. Oleh karena itu, dianjurkan mengkonsumsi hanya makanan yang bergizi, agar tubuh tidak mudah sakit. Tingkatkan konsumsi buah dan sayur agar metabolisme tubuh lancar dan racun dalam tubuh keluar. Cari pula buah dan sayur yang tinggi antioksidan dan vitamin agar Anda terhindar dari virus bebas, serta memiliki tenaga yang cukup meski tanpa asupan air dan makanan di siang hari. Kurangi juga makanan gorengan karena minyaknya dapat menyebabkan rasa cepat haus serta dapat mengakibatkan tenggorokan gatal. Pembahasan lebih lanjut mengenai makanan berminyak akan dibahas di poin nomor 5.

  1. Jagalah Pikiran dan Perkataan

Walaupun mungkin terdengar tidak berhubungan dengan kondisi tubuh, namun hal ini penting untuk dilakukan. Sebab, dengan pola berpikir yang baik, maka enzim positif dari otak kita dapat tercipta sehingga memberikan rasa nyaman dan aman, baik bagi pikiran dan juga jasmani.

  1. Kurangi Konsumsi Makanan Berminyak dan Berlemak

Sering berbuka puasa dengan gorengan? Sebetulnya kebiasaan ini sudah sangat umum di masyarakat. Namun apabila keesokan harinya Anda perlu bekerja keras, maka lebih baik hindari dulu konsumsi gorengan. Sebab, minyak dan lemak mengandung kolesterol jahat yang bisa berpengaruh buruk pada tubuh. Hasilnya, tenaga berkurang serta rasa kantuk kunjung muncul. Namun alangkah baiknya untuk menjaga kadar jumlah kolesterol dalam tubuh dengan mengurangi porsi makanan yang kurang baik bagi kesehatan.

  1. Suplemen dan Multivitamin

Saat sahur, tidak ada salahnya menambah asupan untuk tubuh dengan meminum suplemen dan vitamin. Dengan demikian, Anda membantu mencukupi kebutuhan vitamin dan nutrisi yang sangat dibutuhkan tubuh untuk menghasilkan tenaga ekstra dan membakar kalori. Karena vitamin tidak diproduksi sendiri dalam tubuh, maka sebaiknya konsumsi vitamin maupun suplemen dapat dipertimbangkan untuk meningkatkan daya tahan tubuh ketika bekerja.

  1. Kerja cerdas, bukan hanya Kerja Keras

Kerja keras tentu saja boleh dilakukan untuk mendapatkan hasil yang maksimal serta meningkatkan produktivitas. Namun selain itu, konsentrasi serta kreativitas tetap diutamakan agar hasil kerja tidak mubazir. Yang dimaksud kerja cerdas disini adalah bagaimana pekerja dapat mengalokasikan sebagian tenaga yang diperlukan dengan metode kerja baru yang lebih efisien. Tentu hal tersebut dapat dirundingkan bersama rekan kerja dan atasan. Alangkah baiknya Anda tetap dapat berinovasi di bulan Ramadan ini.

Itulah beberapa tips dari KlikMRO untuk para pekerja yang bekerja di lapangan pada bulan Ramadan ini. Agar puasa dan produktivitas lancar, semoga tips-tips diatas bisa dijadikan pedoman bagi Anda untuk diaplikasikan di lapangan.