Cuci Tangan Saja Tidak Cukup? Ini Metode Pengeringan Tangan Agar Bebas Virus

0
339

Cuci Tangan Saja Tidak Cukup? Ini Metode Pengeringan Tangan Agar Tetap Bebas Virus – Sudah diketahui dan dipraktikkan secara umum bahwa mencuci tangan sangat membantu mencegah penyebaran virus dan patogen penyebab COVID-19. Tetapi tahukah Anda bahwa metode mengeringkan tangan itu sama pentingnya dengan metode cuci tangan itu sendiri, khususnya apabila dilakukan dengan benar.

Mengapa metode mengeringkan tangan juga penting? Pada saat Anda mengeringkan tangan setelah mencuci tangan, otomatis tingkat kelembapan pada tangan akan menurun secara drastis. Hal ini tentunya meningkatkan kehigienisan tangan, karena tangan yang basah dapat mentransfer mikroorganisme lebih cepat daripada tangan yang kering.

Saat Anda mulai mengeringkan tangan, Anda juga harus menghilangkan patogen yang bertahan dari proses pencucian. Menurut sebuah penelitian dari Journal of Food Protection, gesekan yang ditimbulkan selama pengeringan tangan secara fisik, seperti mengelap tangan dengan tisu, handuk kering, handuk basah, baju, dan lainnya masih dapat menyebar mikroorganisme yang masih terdapat pada sisa-sisa air. Penelitian ini juga mengutip sebuah penelitian lainnya yang menyatakan bahwa mencuci tangan memberikan efektivitas sekitar 85% dalam menghilangkan mikroorganisme dari kulit, sementara metode pengeringan tangan menghilangkan 15% sisanya.

Alat Teknik lengkap

Oleh karena itu, untuk mencapai kebersihan yang baikmaka pastikan metode pengeringan yang digunakan benar-benar membuat tangan kering. Penelitian yang dikutip dalam Journal of Infection Prevention menyatakan bahwa tingkat kelembapan / sisa air yang tersisa di tangan Anda setelah mencuci tangan adalah satu-satunya faktor yang mempengaruhi jumlah mikroorganisme yang tersebar saat menyentuh benda lain  termasuk permukaan wajah.

Jenis-Jenis Metode Pengeringan Tangan
Berdasarkan Journal of Applied Microbiology, terdapat tiga metode pengeringan tangan yang umumnya digunakan pada toilet komersial:

  1. Pengering udara konvensional (hand dryer): menghilangkan air melalui metode penguapan. Metode pengeringan ini mengurangi resiko penyebaran sisa-sisa patogen yang masih menempel di tangan hasil cuci tangan, karena tidak menempelkan kulit ke permukaan media lainnya
  2. Pengering udara tekanan tinggi (high speed hand dryer): menggunakan gaya tekanan angin dari udara berkecepatan tinggi untuk menyebarkan air. Metode ini banyak diminati karena menawarkan kecepatan dan efisiensi waktu dalam mengeringkan tangan. Namun berpotensi menyebar residu air ke udara sekitar, dan akan berbahaya apabila residu air tersebut masih mengandung patogen aktif
  3. Tisu kering (toilet paper): menghilangkan air dengan metode penyerapan. Metode pengeringan dengan tisu kering tidak menyebarkan sisa residu air ke udara, melainkan menyerap sisa air ke dalam tisu itu sendiri.

Tips untuk Mengeringkan Tangan

Hand Dryer
Untuk memastikan tangan Anda bebas dari sisa patogen / virus yang menempel pada residu air, maka hal terpenting yang harus dilakukan adalah dengan mengeringkannya cukup lama hingga tangan benar-benar kering. Secara praktis, hal ini umumnya lebih sulit dilakukan karena kebiasaan kita yang serba cepat. Jika Anda menggunakan hand dryer konvensional atau pengering dengan daya watt rendah, hal ini akan memakan waktu lebih lama daripada menggunakan tisu kertas atau pengering tangan jet kecepatan tinggi. Menurut penelitian yang diterbitkan oleh European Tissue Symposium, pengering udara hangat konvensional membutuhkan hingga 47 detik untuk mencapai 90% tingkat kekeringan, sementara tisu kertas dan pengering jet kecepatan tinggi hanya memerlukan waktu sekitar 10 detik.

Saat menggunakan hand dryer, pastikan juga untuk menjaga tangan Anda agar tidak bergerak. Hal ini berarti jangan menggosok permukaan tangan secara bersama-sama untuk mempercepat proses pengeringan. Karena menurut penelitian yang diterbitkan dalam Pengendalian Infeksi dan Epidemiologi Rumah Sakit dan Laporan Ilmiah, para peneliti berteori bahwa ini dengan menggosokan tangan ketika dikeringkan dengan hand dryer maka berpotensi untuk menarik bakteri dari sisa residu air dalam pori-pori permukaan kulit.

Tisu Kering
Metode pengeringan tangan dengan tisu kering merupakan hal paling umum khususnya di Indonesia. Berbanding 180 derajat dengan metode pengeringan hand dryer, mengeringkan tangan dengan tisu kering justru mengharuskan kita untuk menggosok tangan hingga kering pada permukaan tisu. Gesekan ini secara fisik dapat menghilangkan mikroorganisme dan mentransfernya ke dalam kertas tisu yang digunakan karena sifat tisu yang sangat menyerap air.

Menurut Journal of Food Protection, penelitian ini menunjukkan bahwa tisu kertas kasar yang terbuat dari serat selulosa, lebih efektif dalam menghilangkan mikroorganisme daripada tisu wajah yang lebih lembut. Hal ini dikarenakan komponen serat tisu kertas berbahan serat selulosa dapat lebih banyak menyerap air. Setelah menggosokkan tangan pada tisu, pastikan tangan benar-benar kering lalu buanglah tisu tersebut ke tempat sampah yang telah disediakan.

Berapa lembar tisu kertas yang dibutuhkan untuk mengeringkan tangan? Dari perspektif menghilangkan mikroorganisme, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Laporan Ilmiah menemukan bahwa menggunakan satu lembar tisu sama baiknya dengan menggunakan dua lembar, namun dengan syarat tangan harus benar-benar kering. Apabila sudah cukup satu lembar saja, maka hal ini tentu dapat meningkatkan efisiensi penggunaan kertas yang berujung pada penghematan biaya.

Jangan Lakukan Hal Ini dalam Mengeringkan Tangan
Satu hal yang harus dihindari sebisa mungkin adalah mengeringkan tangan Anda pada pakaian Anda. Menurut salah satu studi laporan ilmiah, mengeringkan tangan di pakaian kurang efektif dalam menghilangkan bakteri ataupun virus dibandingkan metode lain yang dijelaskan diatas. Hal ini bisa mengganggu keseluruhan manfaat dari proses pencucian tangan, karena permukaan pakaian yang sudah terpapar udara luar menjadi kotor / tidak steril. Studi tersebut mencatat bahwa bakteri dapat bertahan hidup di pakaian selama sekitar 4 hingga 24 jam. Dari penelitian tersebut juga ditemukan bahwa salah satu peserta dalam studi mendapatkan informasi bahwa jumlah bakteri di tangannya benar-benar meningkat setelah mengeringkan tangan di pakaian, naik enam kali lipat. Untuk itu, janganlah mengeringkan tangan di pakaian yang dikenakan karena kita juga tidak tahu apakah pakaian ini sudah terpapar virus.

Bagi fasilitas atau bisnis yang ingin menerapkan kehigienisan, klikMRO menyediakan berbagai produk sesuai kebutuhan proses pengeringan tangan sehabis cuci tangan. Salah satu produk Hand Dryer yang direkomendasikan adalah Toto High Speed Hand Dryer 690W. Produk ini memberikan tekanan angin tinggi untuk mempercepat proses pengeringan tangan tanpa mengesampingkan faktor higienis.

Toto High Speed Hand Dryer di klikMRO.com

klikMRO merupakan B2B E-Commerce dalam pemenuhan produk MRO bagi industri. Melalui sistem pengadaan secara digital, pelaku industri dapat melakukan proses pengadaan barang hanya dalam satu platform. Konsultasikan kebutuhan Anda bersama kami secara gratis disini.