Cara Merawat Armada Kendaraan Operasional Menjelang Musim Hujan – Indonesia kembali mulai memasuki musim penghujan yang dimulai dari Oktober 2020 ini. Seperti biasa, puncak musim hujan diperkirakan akan terjadi pada bulan Januari hingga Februari mendatang. Namun ada yang membedakan di tahun ini, yakni pandemi COVID-19, dimana hal tersebut memberikan dampak signifikan pada langkah-langkah antisipasi yang dapat kita lakukan, maupun pemerintah. Seiring diberlakukan PSBB jilid 2 di Jakarta, serta pembatasan-pembatasan kegiatan lainnya, maka selain hujan perlu diwaspadai pula kendaraan operasional perusahaan agar kondisinya terjaga.

Terdapat 2 jenis faktor resiko dalam hal ini, yakni potensi banjir dan curah hujan tinggi, serta kendaraan yang tidak lama dihidupkan ataupun digunakan. Kedua hal tersebut dapat mengakibatkan potensi karat, kerusakan pada komponen, kerusakan pada cat (akibat didiamkan terlalu lama), hingga aki soak.

Oleh karena itu, menjelang akhir tahun ini perlu dilakukan inspeksi dan perawatan kendaraan operasional secara berkala. Dengan hujan yang berasal dari laut, maka air hujan yang mengenai bodi kendaraan sudah mengandung kadar garam yang lebih banyak jika dibandingkan dengan air biasa, yang pada akhirnya dapat merusak cat bodi mobil maupun karat apabila didiamkan.

Berikut ada beberapa langkah mudah untuk menjamin kendaraan operasional Anda bebas dari masalah di musim hujan, serta tips perawatannya:

  1. Cuci Kendaraan Secara Rutin

Hal ini mungkin terdengan sepele dan merepotkan, apalagi dengan potensi kendaraan diguyur hujan setiap harinya, maka pekerjaan akan menjadi berat. Hal ini tidak sepenuhnya merepotkan, karena kendaraan yang sudah diguyur hujan, hanya cukup dibilas dengan air tawar / air bersih, lalu dilap dengan kain microfiber hingga kering. Dengan begitu maka Anda mengurangi resiko timbulnya jamur, dan kendaraan akan terawat dari kandungan garam air hujan. Selain itu, pencucian kendaraan dilakukan 1-2 minggu sekali dengan shampoo kendaraan untuk mengurangi jumlah residu yang menempel pada cat kendaraan, terutama jamur.

Cara Merawat Armada Kendaraan Operasional Menjelang Musim Hujan – Meguiar’s Nxt Gen Car Wash di klikMRO.com

2. Perhatikan Lokasi Parkir Kendaraan

Lokasi parkir kendaraan sangat berpengaruh pada kondisi eksterior maupun interior kendaraan. Khusus untuk tempat parkir indoor, maka frekuensi pencucian kendaraan dapat dikurangi secara signifikan karena tidak langsung terpapar oleh air hujan maupun matahari. Namun apabila parkir kendaraan dilakukan di outdoor, lakukan langkah pertama pada poin diatas apabila terkena air hujan, dan sebagai tambahan, gunakan cover pelindung untuk melindungi interior kendaraan dari panas matahari. Saat kondisi matahari terik, interior kendaraan menampung panas yang berlebih karena efek rumah kaca dalam kendaraan dan tidak ada ventilasi udara. Hal ini berpotensi merusak interior seperti jok, dashboard, hingga komponen-komponen lainnya. Untuk itu, cover pelindung yang baik dapat berupa cover mobil, maupun cover kaca depan.

3. Nyalakan Kendaraan Secara Berkala

Rutin nyalakan kendaraan dan AC. Hal ini berguna untuk memaksimalkan kinerja komponen mesin, aki / baterai, serta bagian Air Conditioner kendaraan agar tetap berfungsi secara optimal. Namun perlu diingat, jangan langsung menyalakan AC ketika mobil tidak lama di-starter, dan jangan langsung mematikan mesin ketika AC masih dalam keadaan menyala. Kebiasaan tidak mematikan AC dan langsung mematikan mesin kendaraan, dapat menimbulkan komplikasi pada sistem AC yang dapat berujung pada biaya penggantian evaporator hingga unit AC kendaraan. Selain itu, bersihkan pula filter dan evaporator AC setiap 3 bulan sekali agar udara yang mengalir tetap bersih dan sistem AC tetap optimal.

4. Cabut Kabel Aki Apabila Kendaraan Tidak Mungkin Dinyalakan dalam Waktu Lama

Sebagai tips tambahan, bagi perusahaan yang menerapkan WFH dan berencana tidak menggunakan unit kendaraan operasional untuk waktu yang lama, maka hal pertama yang wajib dilakukan adalah mencabut kabel pada aki kendaraan. Hal ini bertujuan untuk menghentikan asupan listrik ketika mode standby, karena walaupun mesin mati, bukan berarti sistem elektrikal kendaraan juga tidak menyala. Oleh karena itu, dengan mencabut kabel aki, maka arus listrik tidak terus menerus mengalir untuk posisi standby, sehingga aki dapat bertahan lama dan awet.

5. Periksa dan Bersihkan Bagian Kolong Kendaraan

Bagian bawah kendaraan sangat mudah menjadi kotor dan berkarat, terutama pada kendaraan yang habis menerobos banjir maupun hujan deras. Dengan jalanan yang basah, maka percikan air kotor dapat dengan menempel pada komponen. Oleh karena itu, ketika dilakukan pencucian kendaraan, pastikan kolong juga disemprot dengan high pressure cleaner lalu gunakan air sabun dan dibilas untuk mengurangi potensi kerusakan. Untuk memaksimalkan pembersihan kolong, gunakan underbody coating spray.

Cara Merawat Armada Kendaraan Operasional Menjelang Musim Hujan – Lavorpro High Pressure Cleaner di klikMRO.com

6. Cek Kondisi Wiper Mobil

Untuk pemakaian yang jarang, maka wiper kendaraan perlu dibersihkan dan di lap dengan kain basah secara rutin. Selain itu, terdapat pula metode wiper kendaraan yang diangkat agar “karet tidak getas”. Hal ini mungkin sudah menjadi kebiasaan masyarakat Indonesia, namun apakah sepenuhnya dianjurkan? Potensi karet wiper menjadi getas akibat panas sebetulnya dapat direduksi dengan pembersihan karet secara rutin. Namun apabila wiper kendaraan diangkat, maka potensi debu dan kotoran lainnya dapat menempel sehingga apabila dioperasikan, akan merusak lapisan kaca kendaraan sehingga menimbulkan baret-baret tipis. Oleh karena itu, pastikan karet wiper selalu terjaga dan terpasang dengan benar, karena wiper merupakan komponen penting dalam kendaraan yang perlu bekerja maksimal setiap saat terutama di musim hujan ini.

7. Rutin Periksa Kondisi dan Tekanan Ban Kendaraan

Untuk menjamin keselamatan, maka selanjutnya Anda perlu melakukan pengecekan secara rutin pada ban. Hal ini meliputi pemeriksaan paku, alur ban, serta tekanan angin ban. Pastikan ban kendaraan operasional tetap dalam kondisi prima, karena apabila angin sudah berkurang dalam waktu yang lama, maka akan berpengaruh pada lapisan karet ban sehingga struktur ban dapat terganggu. Gunakan pula peralatan tyre pressure monitor untuk mengecek ban kendaraan dalam jumlah banyak. Untuk ban yang menggunakan nitrogen, pastikan kendaraan operasional yang menganggur setidaknya dibawa putar sekali dalam seminggu untuk memastikan angin tidak kempes, karena sifat nitrogen yang dingin dapat berkurang volumenya apabila kendaraan lama tidak digunakan.

8. Rawat Kendaraan dengan Pelindung Cat / Coating Mobil

Selain membersihkan kendaraan dengan air dan shampoo mobil, ada cara lain yang dapat dilakukan untuk memaksimalkan tampilan dan keawetan cat kendaraan. Salah satu caranya adalah dengan melapisi bodi kendaraan dengan coating. Berbeda dengan cairan polish yang bertujuan untuk menghilangkan baret halus, coating mobil ini memiliki bahan aktif yang melapisi cat dengan ukuran micron tips sehingga cat asli kendaraan menjadi lebih terjaga dan awet. Coating juga bisa membuat penampilan kendaraan agar lebih glossy dan kinclong. Jadi tidak hanya diperuntukkan untuk kendaraan pribadi, namun coating juga sebaiknya dilakukan untuk kendaraan operasional untuk menjamin eksterior agar tidak cepat kusam, yang pada akhirnya dapat menimbulkan biaya lebih untuk pengecatan ulang.