Cara Efektif Menggunakan Cairan Anti Karat untuk Mencegah Korosi

0
607

Korosi atau karat menjadi salah satu masalah yang sering muncul pada penggunaan alat-alat atau mesin berbahan logam. Korosi terjadi sebagai akibat adanya reaksi antara logam dengan zat-zat lain disekelilingnya. Udara lembab yang mengandung oksigen dan air bereaksi terhadap besi sehingga muncul zat baru. Zat baru ini berupa lapisan kemerah-merahan, rapuh, dan keropos.

Jika dibiarkan, korosi yang terjadi bisa menyebabkan rusaknya barang-barang yang terbuat dari logam. Usia barang-barang yang mengalami korosi pun menjadi lebih pendek. Dalam dunia industri, terjadinya korosi menjadi pemicu kerusakan mesin dan alat-alat produksi serta menjadi penyebab terjadinya kebocoran. Akibatnya, produksi terhambat, bertambahnya biaya yang harus dikeluarkan untuk perbaikan atau bahkan pembelian mesin-mesin baru, terjadinya kontaminasi pada produk, pencemaran lingkungan hingga munculnya gangguan kesehatan.

Lapisan anti karat biasanya memang sudah diaplikasikan oleh produsen mesin atau peralatan. Namun tetap perlu dilakukan pengecekan berkala. Terlebih jika mesin atau peralatan berada di tempat yang lembab, berdekatan dengan laut, atau terpapar bahan-bahan kimia seperti asam mineral, asam organik, alkali amonia, uap, gas, pelarut-pelarut organik dan minyak.

Calypso rust preventer – KlikMRO

Lapisan anti karat yang sudah berkurang bisa diperbaharui dengan menambahkan lapisan anti karat baru. Lapisan anti karat berbentuk cairan dan cara penggunaannya terbilang cukup mudah.

  1. Bersihkan terlebih dahulu bagian-bagian yang hendak dilapisi dengan cairan anti karat dengan menggunakan kuas. Pastikan bagian-bagian tersebut benar-benar bersih dan kering.

  2. Setelah itu semprot merata dengan menggunakan cairan anti karat atau cairan pencegah karat. Selain dengan cara disemprot, kuas juga bisa dipakai untuk melapisi bagian-bagian pada mesin atau peralatan. Alternatif lainnya adalah dengan melakukan perendaman dalam cairan anti karat. Baut-baut, rantai dan bagian-bagian mesin yang bisa dilepaskan dapat direndam dalam cairan pencegah karat ini. Perendaman bisa memberikan pelapisan yang lebih sempurna hingga ke celah-celah kecil pada komponen-komponen mesin atau peralatan.

  3. Biarkan cairan anti karat mengering sebelum mesin atau peralatan digunakan kembali.

  4. Bersihkan mesin atau komponen secara rutin untuk menjaga lapisan anti karat tetap berfungsi dengan baik.

  5. Lakukan pengecekan secara berkala dan ulangi memberian lapisan cairan anti karat jika diperlukan.

Di dunia industri, cairan anti karat ini akan melindungi baut, rantai, pipa gas, pipa air, pipa minyak, tangki, roda-roda gigi dan komponen-komponen lain berbahan logam yang berpotensi mengalami korosi. Lebih luas lagi, cairan anti karat ini juga bisa digunakan pada kendaraan bermotor terutama pada bagian-bagian yang sering terkena air. Lapisan anti karat pada kendaraan bermotor biasanya mudah terkelupas sebagai akibat pencucian kendaraan yang tidak tepat.

Di pasaran telah tersedia cairan anti karat atau cairan pencegah karat yang dikemas dalam botol kaleng dengan bagian kepala yang dilengkapi alat semprot dan ada pula cairan anti karat dalam kemasan jeriken besar yang biasanya diperuntukkan bagi keperluan industri. Untuk memilih produk cairan pencegah karat yang baik, ada beberapa kriteria yang perlu dipertimbangkan.

  • Pilih cairan anti karat atau pencegah karat yang ramah lingkungan

  • Pilih produk anti karat yang tidak mudah terbakar sehingga aman untuk disimpan di lingkungan kerja

  • Pertimbangkan untuk memilih produk anti karat yang tidak menimbulkan iritasi supaya aman bagi tenaga kerja yang bertugas melapisi mesin dan peralatan dengan cairan anti karat.

  • Jika perlu, lakukan uji anti karat untuk mendapatkan produk yang benar-benar berkualitas. Caranya, siapkan gelas bening. Kemudian semprotkan cairan anti karat ke dalam gelas setinggi sekitar 1 cm. Lantas tuangkan air ke dalam gelas setinggi kurang lebih 6cm hingga 7cm. Lalu aduklah sampai cairan anti karat dan air tercampur. Diamkan beberapa saat dan aduk kembali. Ulangi langkah tersebut sebanyak 2x sampai 3x. Cairan anti karat atau pencegah karat yang berkualitas bagus akan terpisah dari air dengan cepat. Sebaliknya, cairan anti karat yang berkualitas buruk akan bercampur dengan air atau membutuhkan waktu yang lama untuk terpisah dari air.

Kriteria-kriteria tersebut penting untuk diperhatikan mengingat saat ini ada cukup banyak produk anti karat atau pencegah karat yang beredar di pasaran. Tak sedikit di antara produk-produk tersebut yang mengandung bahan kimia berbahaya baik untuk kesehatan maupun untuk lingkungan sekitar.

Referensi:

kompas.com

otosia.com