Hidup Sehat dengan Jus!

0
943
Man preparing fresh orange juice. Fruits in background on wooden desk

Memulai pola hidup sehat memang susah-susah gampang. Salah satunya bisa dengan mengonsumsi buah dan sayuran. Alternatif lain adalah dengan mengonsumsi jus yang terbuat dari buah atau sayur, apalagi dengan perkembangan teknologi saat ini yang membuat alat-alat  pembuat jus banyak variasinya.

Biasanya untuk membuat jus terdapat dua jenis alat yang paling sering digunakan, yaitu blender dan juicer. Blender tidak memisahkan bulir-bulir atau sari dari buah dan sayuran, melainkan mencampurkan, menghancurkan, dan melembutkan semua yang masuk ke dalam alat tersebut. Sedangkan proses membuat jus dengan juicer disebut dengan juicing, yaitu proses ekstraksi untuk mendapatkan sari buah dengan memisahkan daging buah dari sari buah atau bulir-bulir buah dan sayuran. Walaupun keduanya menghasilkan jus yang bermanfaat bagi tubuh, hasil yang didapatkan berbeda.

Jus buatan blender biasanya juga mencampurkan beberapa masih mengandung serat yang menyebabkan seseorang cepat merasa kenyang saat mengonsumsinya. Sedangkan juicer membuang insoluble fiber (serat tidak larut) yang tidak dapat dicerna oleh tubuh sehingga tubuh tidak perlu mengeluarkan energi lebih dan hanya mengonsumsi cairan bernutrisi dari lebih banyak buah dan sayuran serta dosis tinggi dari fitonutrien. Selain itu, jus buatan juicer memudahkan penyerapan energi

Ada berbagai tipe juicer, berikut adalah tipe yang paling sering digunakan:

  • Centrifugal Juicer

Tipe juicer ini menggunakan pisau pemotong sehingga Anda dapat memasukkan langsung buah atau sayuran utuh dan proses pembuatan jusnya sangat cepat serta praktis. Namun alat ini mengeluarkan suara yang cukup berisik. Ampas yang dikeluarkan juga masih basah karena alat ini kurang maksimal dalam mengekstraksi sari buah atau sayuran. Selain itu, kandungan nutrisi dan enzim yang terdapat pada buah atau sayuran menipis akibat panas yang dihasilkan dari putaran pisau yang sangat cepat. Oleh karena itu, Anda harus segera meminum jus yang dihasilkan karena nutrisi dan enzim tidak bertahan lama dan bisa membuat jus berubah warna.

  • Masticating Juicer

Mungkin Anda lebih mengenalnya dengan istilah cold pressing atau slow juicer. Disebut demikian karena prosesnya yang cukup lambat dan tidak berisik. Sebelumnya Anda harus memotong terlebih dahulu buah atau sayuran agar dapat masuk ke dalam mesin Hurom slow juicer. Saat memasukkan buah atau sayuran pun, Anda harus menekan buah atau sayuran dari atas (pressing). Karena proses yang lambat tersebut, hasil akhir jus lebih padat dan tidak berbusa, serta nutrisi dan enzimnya masih terjaga. Jus ini juga lebih tahan lama 48-72 jam bila disimpan di lemari es.

Baca Juga: Robot Pembersih Kolam Renang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here