Aki Kering Tiba-Tiba Soak? Kenali Tanda-Tanda dan Solusinya

0
2591

Aki kering merupakan hasil pengembangan dari aki basah. Aki kering dibuat demi memenuhi kebutuhan kendaraan yang memakai sistem fuel injection. Kendaraan seperti ini membutuhkan daya listrik yang stabil dan lebih kuat.

Komponen pada aki kering via Battariat

Aki kering memakai gel elektroda. Meskipun telah ada gel, namun pada aki kering tetap ada air aki. Air aki ini diisikan langsung dari pabrik. Sedangkan separator pada aki kering ini sebagian besar berbentuk kapas sehingga tidak berpotensi untuk tumpah saat terjadi guncangan atau penempatan yang salah.

Dengan spesifikasi tersebut, aki kering cocok digunakan pada negara-negara dengan cuaca cenderung panas seperti di Indonesia. Pada aki kering, penguapan tentu saja masih terjadi. Tetapi sirkulasi penguapan tidak banyak bocor ke luar. Mengenai desain, bodi aki kering tidak menggunakan bahan yang transparan atau tidak tembus pandang, bentuknya lebih sederhana dan ukurannya disesuaikan dengan wadah aki pada kendaraan.

Tanda Aki Kering Mulai Soak

Aki kering ini bersifat sekali pakai. Bila aki sudah soak, maka tak ada langkah perbaikan yang bisa dilakukan selain mengganti. Jika Anda salah satu pengguna aki kering, sebaiknya kenali tanda-tanda aki kering mulai soak atau tak bisa lagi berfungsi dengan baik.

  • Aki berfungsi memasok listrik ke komponen-kompenen pada kendaraan. Karena itu, tanda aki mulai soak yang paling mudah dikenali adalah kondisi kendaraan yang menjadi sulit dihidupkan.

  • Suara klakson yang tidak lagi lantang.

  • Pencahayaan lampu kendaraan yang menjadi kurang maksimal.

  • Bodi aki terlihat mulai menggelembung.

Selain mengenali tanda-tanda tersebut, pemilik kendaraan juga bisa memasang alat tambahan yang bernama  volt tester. Volt tester akan menunjukkan tegangan aki pada kendaraan. Jika voltmeter sudah menunjukkan angka 11 volt, artinya kondisi aki sudah cukup kritis dan sebaiknya segera diganti. Aki yang masih dalam keadaan baik menunjukkan angka di atas 12 volt. Biasanya dalam keadaan on tanpa digas, tegangan aki mencapai angka 12,4 volt dan 13 volt ketika sedang dikendarai.

Teknik Jumper

Lalu apa yang harus dilakukan jika aki soak dan mesin mobil tidak menyala? Salah satu teknik yang sering dipakai untuk solusi sementara dalam menghadapi kondisi tersebut adalah dengan menggunakan jumper. Dalam teknik ini, listrik dari aki lain dialirkan ke aki kendaraan yang soak sehingga bisa dipakai untuk menyalakan mesin.

Teknik jumper ini dapat dilakukan dengan menggunakan alat yang disebut kabel jumper. Para pemilik kendaraan sebaiknya menyimpan kabel jumper ini supaya sewaktu-waktu bisa digunakan sebagai solusi sementara saat kendaraan tidak bisa dinyalakan akibat aki yang soak. Tetapi tehnik jumper ini harus dilakukan dengan hati-hati supaya tidak terjadi korslet atau ledakan. Berikut langkah-langkah melakukan teknik jumper.

  1. Pastikan aki yang menjadi sumber tegangan atau disebut dengan istilah battery booster, memiliki tegangan 12V.

  2. Bila battery booster berada pada sebuah kendaraan, maka pastikan kedua kendaraan tidak saling bersentuhan.

  3. Matikan semua beban mesin pada kendaraan yang digunakan sebagai battery booster dan matikan pula mesin kendaraan.

  4. Lakukan penyambungan kabel jumper dengan urutan yang tepat. Pertama, sambungkan salah satu ujung kabel ke terminal positif aki yang soak. Kedua, sambungkan ujung kabel lainnya ke terminal positif battery booster. Ketiga, sambungkan salah satu ujung kabel kedua ke terminal negatif di battery booster. Keempat, sambungkan ujung kabel lainnya ke komponen metal padat, stationer dan terbuka. Misalnya saja bagian depan baut dudukan mesin yang posisinya jauh dari aki yang soak.

  5. Nyalakan mesin pada kendaraan dengan battery booster lalu tunggu beberapa saat. Injak pedal untuk memperbesar bukaan gas dan tahan sampai di atas angka 1.000 rpm.

  6. Barulah kemudian hidupkan kendaraan dengan aki yang soak.

  7. Jika mesin dengan aki soak sudah hidup, lepaskan kabel jumper dengan urutan yang berkebalikan dari urutan pemasangan, yakni langkah keempat, ketiga, kedua dan pertama.

Penggunaan Charger Transformer (Trafo Cas Aki)

Trusco portable transformer via KlikMRO

Charger transformer adalah alat berupa trafo untuk cas aki yang memiliki indicator kapasitas daya listrik guna memudahkan pengisian aki. Alat ini bekerja seperti adapter pada handphone maupun laptop namun dengan daya dan kapasitas ampere yang lebih besar. Alat ini biasanya digunakan oleh penyedia jasa servis aki dan penjual aki. Dengan bentuk yang portable, alat ini memberikan kemudahan dalam mengisi daya aki sehingga proses pengisian menjadi lebih cepat, stabil, dan efisien.

Jika aki sudah soak hingga tak mampu menghidupkan mesin, maka sebaiknya jangan menunda lagi untuk mengganti aki. Sebab aki soak yang terus dipakai untuk menyalakan mesin kendaraan dapat memicu kerusakan pada dinamo starter.

Macam-Macam Motor Stepper dan Contoh Penggunaannya

Aplikasi Circuit Breaker pada Industri

Referensi:

ekonomi.kompas.com

jagatotomotif.id

tekno.nexnam.com