Apa yang akan terjadi jika aki mobil sudah mulai soak? Sebagai sumber listrik pada mobil, aki yang mulai tak berfungsi dengan baik ditandai dengan lampu-lampu yang meredup dan suara klakson yang tidak lagi terdengar keras. Nah, seringkali menurunnya fungsi aki mobil disebabkan perawatan yang kurang tepat. Untuk itu sebaiknya simak tips merawat aki mobil supaya tetap berfungsi dengan baik berikut ini.

  • Memilih air aki yang benar (perbedaan botol merah dan botol biru)

Jika ingin mengisi air aki sendiri, sebaiknya pilihlah air aki dengan benar. Ada dua pilihan air aki yakni air aki dalam botol merah dan air aki dalam botol biru. Aki dalam botol merah atau disebut Accu Zuur berisi H2SO4, asam sulfat. Aki dalam botol merah ini disediakan untuk mengisi aki baru yang berada dalam keadaan kosong dan belum ada airnya.

Sedangkan aki dalam botol biru berisi air murni atau H2O. Aki dalam botol biru ini disediakan untuk mengisi air aki yang sudah berkurang. Hindari menambahkan aki dalam botol merah sebab akan menyebabkan meningkatnya kadar H2SO4 dan performa aki menurun.

  • Tak cukup hanya memanaskan mesin mobil

Sebagian orang beranggapan jika mobil jarang digunakan, maka aki menjadi lebih awet. Kenyataannya, mobil yang jarang dipakai justru akan membuat aki mudah tekor. Lalu bagaimana solusinya?

Tak cukup hanya dengan memanaskan mesin mobil sesekali saja, sangat direkomendasikan untuk membawa mobil berjalan-jalan sebentar. Hal ini perlu dilakukan karena memanaskan mesin mobil dalam keadaan diam ternyata tidak cukup maksimal mendorong terjadinya pengisian arus listrik ke aki. Karena itu, mobil perlu diajak berjalan-jalan sebentar supaya tekanan RPM (Rotary Per Minute) mencapai nilai di atas 2000 RPM yang akan membuat arus listrik ke aki menjadi lebih maksimal.

Memang masih ada alternatif lainnya yakni dengan memanaskan mesin mobil dalam keadaan diam sambil menekan pedal gas supaya nilai RPM naik. Namun cara ini beresiko buruk karena menimbulkan polusi gas beracun yang bisa membahayakan orang-orang di sekitar yang menghirupnya.

  • Melepas terminal negatif aki

Jika sekiranya mobil tidak akan digunakan dalam waktu lama, sebaiknya lepaskan terminal negatif pada aki. Lantas bungkus kepala aki yang dilepas dengan memakai kain. Dengan cara ini tidak akan ada arus listrik yang bocor. Selain itu, terminal negatif tidak bersinggungan dengan bodi mobil.

  • Pemeriksaan terminal aki

Pada saat melakukan pemeriksaan rutin pada aki, perhatikanlah kondisi terminal aki positif dan negatif. Pada bagian tersebut biasanya terjadi korosi. Bila mulai ditemukan korosi, segera bersihkan dengan cara menyiramnya memakai air panas. Tentu saja pastikan siraman air panas tidak mengenai komponen lainnya.

Sementara itu jika terminal aki kotor, seperti munculnya kerak berwarna kehijauan, sebaiknya segera bersihkan dengan menggunakan amplas atau sikat kawat. Terminal aki yang kotor akan menyebabkan pasokan aliran listrik menjadi terhambat.

  • Indikator aki

Pemeriksaan terhadap indikator aki ini sebaiknya menjadi salah satu pemeriksaan yang rutin dilakukan. Periksa indikator aki dan segera isi air aki bila ditemukan air aki berada di bawah batas normal. Pengisian ini sebaiknya dilakukan di pagi hari sebelum mesin mobil dinyalakan. Pastikan air aki berada pada batas antara low level dan upper level. Jangan sampai air aki habis atau terlampau sedikit. Kondisi tersebut bisa menyebabkan sel-sel aki rusak dan melengkung.

  • Penggunaan perangkat listrik

Kecermatan pengemudi dalam menggunakan perangkat listrik juga berpengaruh pada performa aki. Sebaiknya matikan perangkat listrik dalam mobil seperti audio, AC dan lampu sebelum mesin mobil dimatikan.

  • Melepas dan memasang aki dengan benar

via digitaltrends

Jika hendak melepas atau memasang aki, sebaiknya lakukan prosedur yang benar. Ketika memasang aki, pasang terlebih dahulu kutub positif baru kemudian pasang kutub negatif. Sementara itu saat melepas aki, lepaskan terlebih dahulu pengait di kutub negatif, lalu lepaskan pengait di kutub positif. Prosedur ini akan menghindarkan dari terjadinya korsleting.

  • Temui spesialis aki

via digitaltrends

Khusus untuk memastikan kondisi aki masih prima atau tidak, dibutuhkan keahlian spesialis aki atau bengkel mobil. Anda bisa datang untuk meminta bantuan supaya dilakukan pemeriksaan kondisi aki. Nantinya, petugas  akan menggunakan battery tester untuk memastikan daya listrik yang dihasilkan aki apakah masih sesuai dengan spesifikasinya atau tidak dan apakah aki masih bisa bekerja dengan maksimal atau tidak.

Itulah beberapa tips untuk merawat aki mobil supaya tetap awet dan berfungsi dengan baik. Kondisi aki mobil yang selalu terpantau pastinya akan membuat mobil Anda menjadi semakin nyaman dikendarai.

Tergiur Usaha Bengkel Motor? Siapkan Peralatan-Peralatan Wajib Ini untuk Memulainya!

Aki Kering Tiba-Tiba Soak? Kenali Tanda-Tanda dan Solusinya

Referensi:

otomotif.kompas.com

sains.kompas.com