Cegah Kebakaran dengan 7 Tips Memaksimalkan Fungsi Circuit Breaker

0
1382
Electrician repairing circuit breakers in industrial electric panel.

Ketika suatu Circuit Breaker bekerja tidak optimal maka bisa saja terjadi pemutusan rangkaian listrik yang tidak seharusnya terjadi. Bahkan Circuit Breaker yang kondisinya buruk bisa saja tidak memutus arus listrik ketika dibutuhkan sehingga menyebabkan kebakaran. Oleh karena itu, berikut adalah 7 tips untuk Circuit Breaker agar tidak terjadi Kebakaran.

  1. Diperlukan pemecahan dari Master Circuit Breaker ke Mini Circuit Breaker. Hal ini dilakukan agar Mini Circuit Breaker dapat menangani kelebihan arus pada rangkaian listrik tertentu, sehingga tidak mengganggu rangkaian yang lainnya.
  1. Nilai arus maksimal dari Mini Circuit Breaker haruslah lebih kecil dibanding Master Circuit Breaker. Sudah jelas mengapa nilai arus maksimal mini circuit breaker haruslah kecil, karena ketika nilainya sama dengan master circuit breaker, maka ketika terdapat dua atau lebih mini circuit breaker, arus yang keluar akan langsung diputus oleh Master circuit breaker, dan bisa terjadi kebakaran, karena master terlambat dalam memutus mini circuit breaker
  1. Gunakan ELCB atau RCCB (Residual Current Circuit Breaker). ELCB atau RCCB befungsi untuk melindungi manusia dari sengatan listrik dan bahaya kebakaran, berdasarkan fungsinya, ELCB dan RCCB berbeda dengan MCB atau yang lainnya, karena mengamankan manusia dari sengatan listrik.
  2. Gunakan jenis dan ukuran kabel yang sesuai untuk peruntukan dan kapasitas hantar arusnya. Ketika kabel yang digunakan memiliki daya yang lemah namun digunakan untuk rangkaian listrik dengan arus yang melebihi kabel tersebut, maka kabel tersebut akan memanas dan terjadi kebakaran.
  1. Gunakan secondary disconnect. Main Disconnect digunakan untuk menghubungkan circuit breaker ke bus-nya, sedangkan Secondary Disconnect digunakan untuk membawa daya dari control circuit ke circuit breaker. Sehingga terdapat 2 pengaman ketika terjadi gangguan listrik
  1. Ground Disconnect. Hal ini diperlukan agar ketika terjadi hubung singkat atau gangguan maka akan langsung terhubung ke ground dan dapat membuat alat pengaman Circuit Breaker bekerja secepat mungkin. Ground Disconnect dihubungkan dari frame ke ground bus pada MCCB. Sehingga memastikan bahwa frame dari MCCB terhubung ke ground ketika frame tersebut terdapat tegangan yang tidak diinginkan.
  1. Lakukan maintenance secara berkala untuk Circuit Breaker. Maintenance yang biasa dilakukan untuk Circuit Breaker adalah melepaskan dan membersihkan bagian insulatornya dengan vacuum atau jika diperlukan menggunakan cairan pembersih. Pastikan bagian insulator bersih dan kering. Pastikan semua bagian kontak-nya bersih dan teratur dengan baik, sehingga tidak terjadi hubung singkat. Periksa bagian bagian operasinya, sebagai contoh apabila terdapat bagian yang longgar, rusak atau sudah lama terpakai.

Itulah 7 tips untuk Circuit Breaker agar tidak terjadi Kebakaran. Diharapkan, anda dapat meminimalisir terjadinya hubung singkat ataupun kebakaran pada rangkaian listrik yang ada. Hal yang sangat diperlukan untuk Circuit Breaker adalah maintenance secara berkala, sehingga tidak ada bagian yang rusak atau bagian yang longgar.

Baca Juga: Non-Sparking Tools: Cegah Kebakaran di Lingkungan Pabrik!

Referensi:

http://bpbd.pemkomedan.go.id/berita-11-9-tips-mencegah-bahaya-kebakaran-akibat-konsleting-listrik.html

http://ecmweb.com/ops-amp-maintenance/basics-circuit-breaker-maintenance

http://electrical-engineering-portal.com/electrical-preventive-maintenance-of-air-circuit-breaker

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here