5 Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Pemakaian Las Inverter

0
1922

Dalam dunia industri maupun usaha yang melibatkan logam, pengelasan menjadi salah satu kebutuhan pokok. Pengelasan dilakukan dengan menggunakan mesin las untuk menyambungkan logam-logam. Penyambungan logam ini dibutuhkan dalam berbagai pekerjaan seperti pembuatan kapal, pembangunan jembatan, pembuatan rangka baja hingga pembuatan kanopi dan pagar rumah.

Salah satu jenis mesin las yang sering digunakan adalah mesin las inverter atau mesin las portable. Mesin las inverter merupakan hasil pengembangan dari mesin las konvensional yang menggunakan transformator atau koil. Pada mesin las inverter, daya diperoleh melalui proses switching transformator inti ferit. Frekuensi switching sangat tinggi antara 18-100khz sehingga ukuran transformator kecil dan menghasilkan daya yang besar.

Aotai MIG welding inverter

Dalam mesin las inverter, tegangan listrik AC di searahkan melalui dioda bridge. Kemudian tegangan DC di filter oleh rangkaian filter kapasitor. Tegangan DC yang telah bersih lantas dibagi untuk menjalankan power supply control dan sebagian dipakai untuk switching transformator utama. Hasil dari switching transformator utama berupa tegangan AC di searahkan kembali oleh rangkaian dioda sehingga tegangan akhir mesin las ini berupa tegangan DC.

Mengenal Beragam Mesin Las di Industri

Mesin las inverter disebut juga sebagai mesin las listrik, karena mesin las ini mengandalkan sumber daya listrik dari PLN. Mesin las dengan teknologi inverter ini hemat dalam penggunaan sumber daya listrik. Umumnya mesin las inverter yang beredar saat ini membutuhkan daya listrik mulai dari 450 Watt, 900 Watt hingga 1500 Watt. Karena itu rancangan mesin las inverter ini cocok dipakai untuk pekerjaan-pekerjaan pengelasan rumah tangga, hobby dan juga industri ringan.

Mesin las inverter memiliki bobot yang lebih ringan dan berukuran cukup kecil sehingga lebih mudah dibawa untuk bepergian dan tidak membutuhkan tempat yang luas. Mesin las ini menawarkan hasil pekerjaan pengelasan dengan kualitas yang tinggi dan bisa digunakan untuk berbagai proses las seperti MIG, FCAW, SMAW, TIG dan juga pekerjaan Gouging. Dalam pemakaiannya, setidaknya ada 5 hal penting yang sebaiknya Anda perhatikan:

  1. Sirkulasi udara kipas pendingin

Kipas pendingin pada mesin las

Mesin las inverter memang memiliki sensor thermostat. Sensor ini berfungsi untuk mengamankan bila terjadi overheat. Tetapi kelebihan panas pada mesin las ini perlu diatas dengan pendinginan maksimal yang dihasilkan dari kipas pendinginnya. Karena itu, pastikan sirkulasi udara kipas pendingin bisa berfungsi dengan baik.

  1. Sumber daya listrik stabil

Karena mengandalkan sumber daya listrik, pastikan mesin las inverter menggunakan sumber daya listrik yang stabil. Hindari menggunakan generator set yang tidak memiliki perangkat untuk menjaga tegangan tetap stabil. Listrik yang stabil akan membuat kerja mesin lebih stabil dan usia regulator lebih tahan lama.

  1. Kawat las yang sesuai

Kiswel welding stick

Hanya gunakan kawat las atau elektroda las yang sesuai dengan spesifikasi mesin. Pemakaian kawat las yang tidak sesuai akan menjadi pemicu kerusakan mesin las. Biasanya mesin las inverter sudah dilengkapi dengan buku panduan yang berisi keterangan spesifikasi mesin las. Contohnya saja mesin las yang merekomendasikan penggunaan kawat las ukuran 1.6 mm sampai dengan 4.00 mm, maka hindari memakai kawat las lebih besar dari ukuran 4.00 mm.

  1. Beban kerja berlebihan

Gunakan mesin las inverter sesuai dengan kemampuannya. Misalnya saja mesin las inverter 900 Watt dapat dipakai untuk membuat tralis, kanopi, pagar dan pekerjaan-pekerjaan sejenis lainnya. Jangan menggunakan mesin las ini untuk pekerjaan-pekerjaan pengelasan yang lebih berat karena bisa merusak mesin.

  1. Memperhatikan medan kerja

Perhatikan medan kerja saat menggunakan mesin las inverter. Jika banyak debu dan kotoran, pastikan untuk membersihkan mesin las inverter setelah selesai digunakan agar kebersihan mesin tetap terjaga. Debu dan kotoran yang dibiarkan menempel juga bisa menjadi penyebab kerusakan mesin las inverter. Hindarkan pula mesin las ini dari air atau cairan lainnya. Cairan akan menyebabkan terjadinya hubungan pendek pada konektor, sirkuit dan komponen-komponen elektronika lainnya yang terdapat di dalam mesin las inverter.

Dengan memperhatikan 5 hal penting tersebut, mesin las inverter akan terhindar dari kerusakan dan lebih tahan lama. Ingat, bahwa mesin las inverter dikendalikan oleh perangkat elektronik yang kompleks sehingga rentan terhadap kerusakan. Hanya dengan kehati-hatian, maka mesin las inverter bisa digunakan dalam jangka waktu yang lama tanpa mengalami kerusakan.

10 Kesalahan Yang Paling Sering Terjadi dalam Operasional Pengelasan

Informasi Tentang Welding / Pengelasan bagi Pemula

Referensi:

kompasiana.com

klikteknik.com