4 Kesalahan yang Sering Terjadi pada Hasil Pengelasan

0
183

Kesalahan pada Hasil Pengelasan – Kecacatan dalam proses pengelasan tak jarang terjadi karena kelalaian. Maka, sebelum melakukan pengelasan harus menguasai teknik pengelasan dan teknologi pengelasan. Sebab, apabila hasilnya kurang sempurna atau cacat maka akan berakibat buruk pada kualitas konstruksi. Tidak jarang, misalnya pada konstruksi jembatan, cacat las justru bisa mengakibatkan korban jiwa. Berikut ini adalah jenis-jenis kecacatan yang sering terjadi dalam proses pengelasan:

  1. Keretakan
Contoh keretakan pada proses pengelasan

Keretakan ini dibagi menjadi dua yakni:

-Retak panas

Ini kerap terjadi ketika las masih memiliki suhu di atas 500 derajat Celcius. Penyebab kacacatan ini di antaranya:

  • Kesalahan pemilihan elektroda yang tepat, atau bisa juga karena benda yang digunakan ketika dilas adalah baja yang mengandung karbon cukup tinggi.
  • Tingkat kekakuan benda yang dilas juga bisa mengakibatkan keretakan ini.
  • Pembagian panas ketika proses pengelasan kurang seimbang.
  • Pendinginan yang terlalu cepat.

– Retak dingin

Retak dingin, yang kerap terjadi ketika las sudah memiliki suhu di bawah 300 derajat Celcius.

  1. Pengerukan pada Las
Ilustrasi pengerukan / undercut pada proses pengelasan

Hal ini bisa terjadi karena benda yang dilas justru termakan oleh las itu sendiri. Hasilnya, terjadi pengerukan yang mengakibatkan hasil las kurang sempurna. Ini bisa terjadi apabila panasnya yang melebihi ketentuan, atau bisa juga karena pekerjanya kurang ahli. Penyebab lainnya adalah ukuran elektroda yang tidak tepat, atau apabila tepat namun ayunan elektroda tersebut tidak teratur. Bisa juga dikarenakan busur nyala yang terlalu panjang.

  1. Keropos
Ilustrasi keropos / porosity dalam proses pengelasan

Cacat yang ketiga kerap ditemukan adalah keropos. Tentunya, busur yang pendek, atau proses pengelasan yang terlalu cepat dan terlalu rendah bisa mengakibatkan keropos ini. Atau, bisa juga karena pengisian yang kurang banyak waktu. Penyebab selanjutnya adalah kurang pembersihan, sehingga ada kotoran yang berada di permukaan logam ketika proses pengelasan berlangsung.

  1. Pengerutan
Ilustrasi pengerutan dalam proses pengelasan

Hal ini terjadi karena benda logam memuai dan mengkerut ketika proses las. Ini bisa diakibatkan karena pengkleman yang kurang tepat, atau pemanasannya yang terlalu berlebih. Penempatan bagian yang akan disambung juga penting untuk memastikan cacat ini bisa terjadi.

Sebelum melakukan pengelasan, sebaiknya pahami betul urutan pengelasan serta tata cara pengelasan yang baik . Pelajari pula Cara Pengelasan / Welding yang Baik dan Benar. Sebab, apabila urutan pengelasan kurang baik, maka 4 kecacatan dalam proses pengelasan seperti yang dipaparkan di atas bisa saja terjadi.