4 Jenis Bahaya dalam Pengelasan dan Cara Menghindarinya

0
186

4 Jenis Bahaya dalam Pengelasan dan Cara Menghindarinya – Pengelasan merupakan salah satu aktivitas kerja yang memiliki potensi bahaya. Oleh karena itu, dibutuhkan langkah-langkah keselamatan pengelasan yang dirancang untuk melindungi pekerja las dari bahaya pengelasan. Untuk meningkatkan keselamatan pekerja, maka perlu dilaksanakan pelatihan yang tepat, pemeriksaan peralatan pengelasan, serta memastikan pekerja untuk memahami tindakan pencegahan keselamatan sebelum melakukan kegiatan pengelasan. Hal ini untuk meminimalisir risiko cedera maupun kecelakaan lainnya.

Untuk itu, perlu diperhatikan 4 bahaya keselamatan dalam pengelasan yang paling umum terjadi, serta langkah-langkah yang tepat untuk menghindarinya.

4 Bahaya Keselamatan dalam Pengelasan dan Cara Menghindarinya 

1. Paparan Asap dan Gas
Paparan asap dan gas yang berlebihan dapat menyebabkan masalah kesehatan yang cukup parah seperti penyakit pernapasan, kanker, serta gangguan indra penglihatan dan penciuman. Paparan asap dan gas ini dapat dikontrol dengan mengikuti tindakan pencegahan keamanan berikut:

  • Berikan ventilasi yang memadai untuk menjaga asap dan gas dari area umum maupun pernafasan pribadi
  • Operator pengelasan harus selalu mengenakan respirator sesuai spesifikasinya, kecuali tingkat paparan berada dibawah batas paparan yang berlaku. Apabila terlanjur terpapar asap dan mengalami gejala yang tidak mengenakan, segeralah periksa kesehatan.

2. Bahaya Fisik
Bahaya fisik adalah bahaya yang dapat menyebabkan cedera fisik seperti luka bakar, kerusakan mata, luka tergores, dan luka pada jari akibat pengelasan. Dengan Alat Pelindung Diri (APD) yang sesuai, Anda dapat melindungi diri Anda dari paparan bahaya fisik tersebut.

4 Jenis Bahaya dalam Pengelasan dan Cara Menghindarinya – Cigweld Welding Helmet di klikMRO.com

Pakailah APD yang sesuai, seperti helm las dan kacamata las untuk melindungi kepala dan area mata pekerja dari panas, percikan api, cahaya yang intens, serta luka bakar kimia. Selain itu, gunakan pula pakaian las yang tahan api dan listrik, sarung tangan las, celemek las, dan sepatu safety. Perlengkapan pribadi ini tidka boleh diabaikan karena berguna untuk melindungi pekerja dari panas, kebakaran, sengatan listrik, dan luka bakar. Perhatikan pula bahwa peralatan tahan api dapat menjadi kurang efektif seiring jumlah frekuensi pencucian ulang.

Perhatikan pula celana panjang yang digunakan agar menutupi bagian atas sepatu agar kaki tidak terkena percikan api, serta gunakan penutup telinga untuk melindungi indra pendengaran Anda dari suara bising selama proses pengelasan.

3. Sengatan Listrik
Sengatan listrik merupakan salah satu risiko yang cukup serius bagi pekerja las. Pelepasan arus listrik secara mendadak dapat terjadi dalam proses pengelasan, akibatnya tubuh dapat mengalami cedera serius dan bahkan kematian.

Risiko sengatan listrik dari pengelasan dapat diminimalisir dengan mengikuti tindakan pencegahan dasar berikut:

  • Selalu periksa peralatan las dan penahan elektroda sebelum mulai bekerja
  • Lakukan prosedur Lockout Tagout saat sedang dilakukan maintenance, terutama pada area industri. Gunakan teknisi yang bersertifikasi untuk memperbaiki peralatan las.
  • Jangan menyentuh bagian logam pada dudukan elektroda, terutama ketika terpapar basah / hujan untuk menjaga jarak dan berhati-hati.

4. Api dan Ledakan
Bahan yang mudah terbakar di sekitar area kerja merupakan faktor penyebab kebakaran nomor satu. Hal ini dapat dicegah dengan perapihan area kerja sebelum melakukan proses pengelasan. Penting juga bagi Anda untuk mengetahui lokasi evakuasi, pintu keluar darurat, serta letak alat pemadam api ringan (APAR) jika terjadi kebakaran.

4 Jenis Bahaya dalam Pengelasan dan Cara Menghindarinya – Servvo Fire Extinguisher ABC di klikMRO.com

Alat pemadam api yang cocok digunakan adalah APAR kelas ABC, dan diletakkan dengan jarak yang tidak jauh dari area pengelasan. Pastikan tabung APAR masih terisi / penuh, bukan tabung kosong. Jika proses pengelasan dilakukan dengan jarak minimal 2 meter dari bahan yang mudah terbakar, maka sebaiknya letakkan APAR di area tersebut untuk berjaga-jaga. Apabila terjadi percikan api diluar area pengelasan, pantau terus selama setidaknya 30 menit setelah menyelesaikan pengelasan untuk memastikan tidak ada api lagi yang menyala.

Guna memaksimalkan keamanan dan kenyamanan pekerja, terutama dalam hal pengelasan, klikMRO menyediakan berbagai alat keselamatan pengelasan (welding safety equipment). Dengan meminimalisir resiko-resiko diatas, produktivitas pekerjaan las dapat terjaga dan terlaksana dengan aman sesuai ISO perusahaan maupun standar pengelasan yang berlaku. Temukan kebutuhan Anda mengenai peralatan safety terlengkap bersama klikMRO.

4 Kesalahan yang Sering Terjadi dalam Hasil Pengelasan

Pernah Mendengar Istilah WPQ Dalam Pengelasan? Ini Penjelasannya