3 Teknik Pengelasan Ini Biasa Digunakan dalam Proses Produksi

0
58

Teknik Pengelasan – Pengelasan adalah salah satu pekerjaan yang dilakukan dalam berbagai industri, khususnya konstruksi. Proses pengelasan dilakukan dalam pembuatan struktur besi untuk beton, atau untuk pembuatan tralis, pagar panel, culvert dan lain sebagainya. Sebagai salah satu pekerjaan yang berisiko tinggi, maka pengelasan sebaiknya dilakukan oleh orang-orang yang sudah berpengalaman atau memiliki pengetahuan seputar teknik pengelasan ini.

Untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya kecelakaan kerja, dan risiko lainnya, maka prosedur dari pengelasan harus benar-benar dipatuhi. Prosedur yang dimaksud dimulai dari perencanaan pengelasan sebelum pekerjaan dimulai. Dengan demikian, dapat ditentukan apa saja yang diperlukan agar pekerjaan tersebut menjadi lebih efektif, sehingga dapat meminimalisir risiko.

Kemudian, pertimbangkan pula waktu pembuatan, alat dan bahan yang diperlukan, pemilihan mesin yang tepat, yang didukung dengan teknologi yang sesuai. Tentunya, urutan pelaksanaan serta pekerja yang berpengalaman juga termasuk hal yang penting untuk dipertimbangkan. Ada beberapa teknik pengelasan yang sering digunakan dalam produksi atau proses kerja. Berikut penjelasannya:

  1. Teknik Pengelasan Cair

Disebutkan teknik pengelasan cair karena pengelasan ini menggunakan sesuatu benda yang dicairkan untuk menjadi penyambung antar besi. Benda tersebut akan menjadi cair dalam panas tertentu, dan menjadi perekat yang sangat kuat antar besi atau logam yang akan digabungkan. Biasanya, pengelasan jenis ini akan didukung dengan teknologi las busur serta las gas.

Biasanya yang paling sering digunakan adalah teknologi las busur. Pengelasan cair ini merupakan teknik pengelasan yang paling banyak digunakan oleh berbagai kalangan. Khusus untuk teknologi busur, ada 4 jenis yang sering digunakan antara lain teknologi las busur dengan menggunakan elektroda terbungkus, dengan menggunakan gas, las busur tanpa gas, dan tipe perendaman.

  1. Teknik Pengelasan Tekan

Disebut sebagai pengelasan tekan karena adanya proses penekanan terhadap dua logam atau besi yang akan disambungkan, atau ditempelkan. Proses penekanan menggunakan kekuatan yang akurat dan presisi, sehingga cukup untuk merekatkan dua logam tersebut supaya tertempel sempurna. Tentunya, sebelum direkatkan dan ditekan, kedua benda tersebut akan dipanaskan terlebih dulu.

  1. Teknik Pengelasan Patri

Teknik pengelasan patri atau pematrian ini melibatkan benda seperti logam lain yang dileburkan dalam titik panas atau titik leburnya. Kemudian, logam inilah yang akan menjadi perekat atau penyambung dari logam atau besi yang akan direkatkan. Seperti dua teknik sebelumnya, pengelasan satu ini juga melibatkan energi panas untuk memudahkan proses perekatan.

Selain mengetahui teknik di atas tentunya untuk meminimalisir kemungkinan kecelakaan kerja, dan risiko lainnya, prosedur dari teknik pengelasan harus benar-benar dipatuhi. Prosedur yang dimaksud dimulai dari perencanaan pengelasan sebelum pekerjaan dimulai. Dengan demikian, dapat ditentukan apa saja yang diperlukan agar pekerjaan tersebut menjadi lebih efektif, sehingga dapat meminimalisir risiko.