3 Strategi Sourcing yang Tepat untuk Meningkatkan Efisiensi Pengadaan

0
170

3 Strategi Sourcing yang Tepat untuk Meningkatkan Efisiensi Pengadaan – Dalam dunia yang dinamis dan penuh tantangan saat ini, banyak perusahaan yang berlomba-lomba untuk menciptakan strategi yang dapat mendorong competitive advantage perusahaan demi memberikan dampak positif yang berkelanjutan.

Untuk meningkatkan business sustainability, pelaku usaha tidak semata-mata terfokus pada profit, melainkan potensi dampak lingkungan yang disebabkan akibat operasional usaha. Pada akhirnya, baik selama pandemi ataupun ketika pandemi sudah berakhir, semua perusahaan akan dituntut untuk meningkatkan praktik hijau (go green) melalui operasional yang efisien, kegiatan CSR yang baik, maupun cara lainnya. Hal ini tercermin dari budaya masyarakat yang semakin memperdulikan kesehatan dan lingkungan selama pandemi COVID-19 berlangsung.

Walaupun hal tersebut memang terasa masih jauh, namun terdapat langkah-langkah konkrit bagi pelaku industri dalam menentukan initial strategy dalam memulai suatu rangkaian praktik usaha yang sustainable. Tidak terkecuali dalam hal ini adalah seorang pemimpin pengadaan perusahaan, yang diberikan tanggung jawab untuk mengidentifikasi dan mengkoreksi praktik yang kurang sustainable dan kurang transparan.

Alat Teknik lengkap

Dalam menciptakan program pengadaan yang berkelanjutan, tentunya semua pihak memiliki sumber daya yang terbatas. Maka dari itu, pemimpin pengadaan harus memprioritaskan pemasok berdasarkan jenis risiko ataupun dampak dari deliverability pada waktu dan tempat yang tepat.

Melalui artikel ini, klikMRO akan membahas aspek sourcing yang tepat untuk membantu para pemimpin pengadaan dalam menentukan langkah yang lebih jauh untuk meningkatkan competitive advantage perusahaan:

Apa yang harus kita fokuskan?
Saat ini sudah banyak perusahaan yang menerapkan program hijau dalam operasional bisnis mereka maupun dalam strategi pemasaran produk . Tujuannya adalah untuk meningkatkan brand / nama perusahaan itu sendiri, memastikan kelangsungan bisnis, dan memenuhi persyaratan dagang melalui pemenuhan syarat ketenagakerjaan, lingkungan, kesehatan, dan keselamatan pekerjanya (standarisasi ISO).

Bahkan beberapa perusahaan sudah melangkah lebih jauh, melalui perencanaan rantai pasok yang mulai secara aktif menyongsong strategi hijau melalui kerja sama dengan pemasok tingkat 1. Bergantung pada tujuan perusahaan, pemimpin pengadaan harus menentukan ruang lingkup program pengadaan yang bersifat environment-friendly guna mendukung program hijau perusahaan. Hal ini mungkin tidak akan tercapai apabila mindset dan goals dari tim pengadaan tersebut masih terfokus untuk memenuhi kebutuhan pribadi, ataupun hanya sekedar memenuhi kewajiban hukum agar perusahaan terhindar dari masalah hukum. Walaupun metode yang diterapkan perusahaan berbeda-beda, namun beberapa fokus tersebut justru tidak memberikan perbedaan apa pun kepada pelanggan ataupun pemangku kepentingan, dan seringkali hanya merupakan syarat bisnis untuk mengajukan tender.

Perusahaan yang ingin menggunakan sumber berkelanjutan untuk menciptakan keunggulan kompetitif (competitive advantage) perlu menentukan goals dan tujuan yang lebih tinggi, melalui pengumpulan data keberlanjutan (fokus tier-1) ataupun data ekosistem yang terfokus pada dampak lingkungan (diluar tier-1) dari suatu proses rantai pasok. Pendekatan ini menunjukkan kepada para pemangku kepentingan, yakni para investor dan pelanggan, bahwa perubahan iklim yang terjadi sekarang ini merupakan hasil dari masalah lingkungan, yang saat ini sedang direduksi dampaknya oleh perusahaan.

Bagi perusahaan yang rantai pasokannya memiliki dampak material dan signifikan terhadap lingkungan, seperti yang terkait dengan industri pertanian, manufaktur, dan industri ekstraktif, mungkin dapat mengambil tujuan yang lebih luas dalam mengurangi potensi pencemaran dari segala lini operasional.

Sebagai jawabannya, investasi program hijau dalam rantai pasok, serta menjalankan inisiatif akan memungkinkan keberlanjutan rantai pasok secara jangka panjang. Walaupun kondisi pandemi saat ini mengharuskan perusahaan agar beradaptasi secara cepat, namun terdapat beberapa opsi melalui manajemen rantai pasok yang baik, serta pengadaan digital yang efisien. Dengan memanfaatkan teknologi, perusahaan dapat melakukan pengurangan penggunaan kertas, emisi gas buang, serta pengurangan effort tradisional sehingga menciptakan efisiensi budget perusahaan melalui satu pintu platform pengadaan all-in-one.

Jenis pemasok mana yang harus disertakan?
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa program rantai pasok yang berkelanjutan memiliki sumber daya yang terbatas. Maka dari itu, pemimpin pengadaan harus memprioritaskan pemasok berdasarkan jenis risiko dan dampak, untuk bertindak di tempat dan waktu yang paling krusial.

Dalam menentukan pemasok, perusahaan perlu mempertimbangkan mulai dari tahap paling awal, yakni tujuan rantai pasok yang ingin ditingkatkan, dan proses mana yang hendak di-efisiensikan. Pada tahap ini, beberapa perusahaan mungkin dapat memodifikasi persyaratan, baik dalam menjalankan proses penawaran, pemilihan pemasok, dan proses administrasi untuk selanjutnya dimaksimalkan efisiensinya.

Bagaimana cara memanfaatkan mitra eksternal?
Bisnis yang berkelanjutan juga dapat diperkuat dampaknya secara positif melalui kerja sama dengan pemasok. Seperti contohnya proses pengadaan dalam pemenuhan rantai pasok perusahaan, dapat diselaraskan dengan skala efisiensi, seperti memudahkan proses audit kinerja. Dalam hal ini, perusahaan mendapatkan kemudahan dalam menilai dan menentukan peningkatan yang dibutuhkan. Selain itu, kompleksitas dari suatu proses pengadaan juga dapat direduksi, sehingga pemimpin pengadaan dapat mengandalkan solusi dari pemasok dalam mengumpulkan vendor, memproses transaksi, dan memantau budget dan pemesanan. Hal ini memungkinkan pemantauan kinerja dan transparansi pengadaan melalui satu dashboard. Melalui visibilitas yang baik, maka pemimpin pengadaan dapat menentukan langkah-langkah selanjutnya demi meningkatkan keberhasilan pengadaan yang efektif dan efisien.

Di era teknologi sekarang ini, pemanfaatan sumber daya digital menjadi kunci dalam mencapai pengadaan yang efisien. Dari pengadaan yang efisien inilah maka perusahaan dapat memulai untuk menerapkan strategi yang berkelanjutan terkait proses rantai pasok mereka, serta lini operasional lainnya untuk mencapai keunggulan tersendiri.

klikMRO merupakan solusi platform pengadaan berbasis B2B E-Commerce untuk memenuhi kebutuhan produk MRO. Melalui kerja sama dengan berbagai brand terkemuka di seluruh dunia, klikMRO menyediakan lebih dari satu juta produk SKU untuk menunjang kemudahan pengadaan perusahaan Anda. Guna mempertajam visibilitas, terdapat pula fitur approval secara online, budgeting yang terkontrol dan terpantau, serta manfaat lainnya untuk meningkatkan efisiensi pengadaan perusahaan. Konsultasikan kebutuhan solusi pengadaan perusahaan Anda untuk meningkatkan sustainability jangka panjang di tengah pandemi ini  bersama kami disini.

Memahami Resiko Supply Chain di Tengah Pandemi