3 Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Memilih Sekrup yang Tepat

0
2225

3 Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Memilih Sekrup yang Tepat – Dalam pemilihan jenis sekrup yang tepat untuk pekerjaan, terkadang kita dihadapkan dengan beberapa faktor, seperti keraguan terkait jenis dan spesifikasi, ketersediaan barang, kompatibilitas sekrup, hingga kualitas sekrup itu sendiri. Dari segi jenisnya, terdapat puluhan jenis sekrup sesuai dengan kebutuhan pekerjaan pengencangan (fastening) yang berbeda-beda. IUntuk itu, dengan mempelajari karakteristik dari sekrup, Anda dapat lebih mudah memilih jenis sekrup yang tepat sesuai jenis kebutuhan pekerjaan.

1. Jenis-Jenis Dasar Sekrup
Bentuk sekrup secara langsung menentukan fungsi sekrup tersebut. Selain itu, dengan melihat dari bentuknya, maka kita juga lebih mudah mengetahui bahan material dari sekrup itu sendiri. Meskipun terdapat puluhan jenis sekrup yang berbeda, ada tiga jenis sekrup yang paling banyak digunakan, yakni:

Sekrup logam (sheet metal screws): sekrup dengan ulir sampai ke bagian dekat ujung kepala, sehingga bentuk sekrup seluruhnya didominasi dengan ulir. Sekrup logam umumnya digunakan untuk mengikat / menghubungkan logamlembaran ke jenis logam lainnya seperti tabung. Biasanya sekrup jenis ini memiliki kepala bulat, kepala rata, atau bahkan kepala hex.

Alat Teknik lengkap

Sekrup gypsum (drywall screw): sekrup ini dilengkapi dengan bentuk yang melengkung untuk menghubungkan kepala sekrup ke poros. Sekrup gypsum adalah salah satu jenis sekrup drywall yang umum digunakan pada industri rumah tangga. Dari segi materialnya, sekrup ini biasanya terbuat dari bahan besi atau baja antikarat. Penggunaannya pun cukup beragam, terutama terkait pekerjaan pemasangan lembaran gypsum, baik untuk dinding, plafon, maupun untuk keperluan lainnya.

Sekrup kayu (wood screw): sekrup kayu memiliki poros berulir yang digunakan untuk menempelkan bahan kayu ke kayu lainnya. Dari bentuknya, sekrup kayu ini juga memiliki beberapa ulir dengan bentuk yang berbeda. Untuk sekrup kayuyang memiliki lebih sedikit ulir per inci panjangnya, umumnya digunakan untuk mengikat kayu lunak, seperti pinus dan cemara. Namun ada pula dengan ulir yang lebih padat, yang biasanya digunakan untuk keperluan pekerjaan woodworking ataupun kebutuhan pengencangan material kayu yang lebih keras. Dalam menentukan jenis sekrup kayu, perhatikan pula bentuk, ukuran, dan panjang dari sekrup kayu ini agar tidak salah beli.

2. Ukuran Sekrup
Faktor selanjutnya dalam pemilihan jenis sekrup yang tepat, adalah menentukan ukuran sekrup. Ukuran sekrup ini sangat penting untuk diperhatikan, karena berdasarkan ukuran inilah kita menentukan seberapa banyak penggunaan sekrup dan kemampuan sekrup agar dapat menahan atau mengencangkan material secara efisien. Untuk aplikasi yang aman dan akurat, ketebalan sekrup harus sesuai dengan lebar tempat pemasangan sekrup, serta perhitungan berat / jumlah tekanan yang harus ditopang.

Namun, perlu diingat bahwa pemilihan ukuran sekrup tidak selalu sesederhana itu. Sebagai contoh, jika beban tekanan yang tercantum dari spesifikasi sekrup adalah 50kg, maka sekrup tersebut tidak sanggup menahan beban 50kg secara terus menerus. Selain itu, proses pengencangan sekrup selama aplikasi juga perlu diperhitungkan dalam kemampuan beban total. Beberapa praktik industri menggunakan kunci torsi (torque wrench) dalam menentukan kekuatan putar (torque) untuk mengencangkan sekrup / baut. Hal ini bertujuan untuk menjaga material sesuai spesifikasi sekrup, dan kekuatan bahan yang dipasangkan sekrup. Pastikan beban awal setidaknya dua kali berat beban eksternal untuk mengurangi risiko sekrup patah. Periksalah sesuai spesifikasi sekrup tersebut untuk memastikan kemampuan beban sebelum aplikasi.

3. Panjang Sekrup
Saat memilih panjang sekrup, penting juga untuk memperhatikan jenis paku yang digunakan. Untuk meningkatkan keamanan dan efektivitas, ukuran paku harus selalu tiga kali lebih panjang dari ketebalan bahan yang akan digunakan untuk mendorongnya. Untuk memudahkan cara pengukurannya, Anda dapat memegang sekrup pada bagian yang hendak dimasukkan, lalu lihat pada ukuran paku apakah sudah kira-kira tiga kali ketebalannya dari bahan / material yang hendak dipaku.

3 Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Memilih Sekrup yang Tepat – Ilustrasi penetrasi sekrup pada material kayu

Dalam menghubungkan dua komponen dengan sekrup, pada bagian kiri merupakan komponen induk sebagai pengencang utama material yang digabungkan, dan bagian kanan menunjukkan bagian komponen penghubung. Dari ilustrasi tersebut, ukuran sekrup yang digunakan pun berbeda, terutama dalam hal panjang sekrup. Pada bagian utama, ukuran sekrup yang tembus lebih panjang yakni 2/3 dari ukuran bidang, sedangkan sekrup pada bagian penghubung hanya 1/2 dari ukuran bidang. Hal ini bertujuan agar tumpuan utama pada komponen dapat tersangga dengan maksimal, dan secara merata

Meskipun ada beberapa faktor lain yang perlu dipertimbangkan saat memilih jenis sekrup yang tepat, ketiga faktor diatas merupakan hal yang paling umum untuk dipelajari terlebih dahulu. Dikarenakan penggunaan sekrup juga bergantung pada aplikasi pekerjaannya sendiri, maka pastikan Anda memiliki perkakas tangan lain, seperti obeng, tang, palu, dan perkakas lainnya agar memudahkan pekerjaan serta mendapatkan hasil yang optimal. klikMRO menyediakan produk MRO untuk meningkatkan produktivitas Anda, dan semua itu dapat dipilih hanya melalui satu platform B2B E-Commerce klikMRO.